Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI

Induk Usaha Diagnos Laboratorium Utama Siap Lepas Saham di BEI

Angga Bratadharma • 16 Juni 2021 07:25
Jakarta: Induk usaha PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) yaitu PT Bundamedik berencana melepas saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Bundamedik akan melepas sebanyak-banyaknya 620 juta saham atau setara dengan 7,26 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum dan pelaksanaan konversi obligasi.
 
Harga saham yang akan dilepas berkisar Rp300 sampai dengan Rp350 per lembar saham. Dengan demikian, perseroan akan meraih dana Rp217 Miliar. Dana raihan IPO sebesar Rp157 miliar lebih akan digunakan Bundamedik untuk membeli kembali sisa pokok obligasi dari Akasya Investment.
 
Sisanya akan digunakan Perseroan untuk modal kerja antara lain pembelian obat, alat medis, dan kebutuhan penunjang lainnya. Masa penawaran awal saham atau bookbuilding akan digelar mulai 17 Juni 2021 hingga 22 Juni 2021.

Bunda Medik Healthcare System (BMHS) memiliki ekosistem kesehatan yang cukup lengkap di Tanah Air. Perseroan memiliki kegiatan usaha yang terdiri dari dua rumah sakit ibu dan anak, tiga rumah sakit umum, dua klinik, 10 klinik fertilitas morula, laboratorium diagnostik, distribusi farmasi dan alat kesehatan, perhotelan hingga medical tourism.
 
"Tiga pilar industri kesehatan dari BMHS Group adalah rumah sakit, jejaring klinik fertilitas morula dan diagnosa laboratorium," kata ungkap Direktur Utama Bundamedik Mesha Rizal Sini, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Juni 2021.
 
Bundamedik, lanjutnya, punya slogan 'From Embrio Throughout Life'. "Jadi Bundamedik ingin memberikan pelayanan ke masyarakat Indonesia mulai dari embrio. Kami punya klinik fertilitas yang saat ini terbesar di Indonesia, rumah sakit ibu dan anak serta umum hingga pelayanan orang tua," kata Mesha Rizal Sini.
 
Bundamedik adalah penyedia layanan kesehatan yang berdiri sejak 1973 dengan rekam jejak dan keahlian yang kuat dalam perawatan premium untuk wanita dan anak-anak yang didukung oleh ekosistem layanan kesehatan yang terintegrasi. Bundamedik memiliki 39,2 persen saham di anak usaha DGNS yang sebelumnya telah IPO pada Januari 2021.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan