Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia - - Foto: Medcom/ Farhan
Ilustrasi maskapai Garuda Indonesia - - Foto: Medcom/ Farhan

Garuda Indonesia Terbitkan Obligasi Rp8,5 Triliun

Ekonomi Garuda Indonesia surat utang obligasi
Annisa ayu artanti • 15 Oktober 2020 12:06
Jakarta: PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) akan menerbitkan obligasi wajib konversi (OWK) ataumandatory convertible bond(MCB) senilai Rp8,5 triliun. OWK tersebut bertenor tujuh tahun yang wajib dikonversi menjadi saham baru seri B melalui mekanismeprivate placementatau PMTHMETD.
 
Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen menjelaskan aksi korporasi ini dalam rangka kelangsungan usaha perseroan. Perusahaan memandang perlu memperkuat struktur permodalan untuk menjalankan kegiatan operasi.
 
"Penerbitan OWK akan dilaksanakan melalui mekanisme PMTHMETD dengan tujuan untuk perbaikan posisi keuangan," katanya seperti dikutipMedcom.id, Kamis, 15 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini posisi keuangan modal kerja bersih perseroan negatif dan mempunyai kewajiban melebihi 80 persen. Hingga kini, emiten maskapai pelat merah ini masih dalam proses pembahasan dengan institusi terkait entitas calon pemodal yang akan menjadi pemegang OWK dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam transaksi.
 
Adapun, pemegang OWK direncanakan merupakan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, yang akan diwakili oleh afiliasi dari perseroan melalui kepemilikan saham oleh Pemerintah Republik Indonesia.
 
"Keikutsertaan Pemerintah Republik Indonesia sebagai calon pemodal sangatlah diperlukan mengingat strategisnya peranan perseroan dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia dimasa yang akan datang," jelasnya.
 
Setelah penambahan modal efektif maka persentase kepemilikan dari pemegang saham Seri B lain akan mengalami penurunan (dilusi) sebanyak 61 persen.
 
Berdasarkan asumsi proforma harga konversi berdasarkan 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama kurun waktu 25 hari Bursa berturut-turut di pasar reguler sejak tanggal 13 Oktober 2020 atau pada tanggal penutupan bursa satu hari sebelum tanggal 13 Oktober 2020 yang mana yang lebih rendah yakni sebesar Rp206.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif