Ilustrasi. FOTO: Bank DKI
Ilustrasi. FOTO: Bank DKI

Bank DKI Syariah Siap Dukung Pengembangan Ekonomi Syariah

Ekonomi Perbankan Syariah bank dki ekonomi syariah keuangan syariah
Angga Bratadharma • 23 April 2022 08:08
Jakarta: Bank DKI Syariah terus mendukung perkembangan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia yang salah satunya mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai melalui QRIS di berbagai masjid di DKI Jakarta termasuk di Masjid Istiqlal. Langkah itu diharapkan berdampak positif terhadap pertumbuhan bisnis syariah di masa mendatang.
 
Dengan menjadi mitra QRIS Bank DKI, Direktur Ritel dan Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi mengatakan, masjid yang bekerja sama dengan Bank DKI dapat melakukan pengelolaan transaksi keuangan jamaah menjadi lebih mudah. Pengurus masjid dapat melakukan monitoring transaksi pembayaran dan transaksi keuangan secara real time dan daring.
 
"Dari sisi jamaah, pembayaran infaq dan sedekah dilakukan secara nontunai sehingga jamaah hanya perlu menggunakan smartphone-nya untuk melakukan pembayaran dan secara otomatis masuk ke rekening masjid," kata Babay, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 22 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan masyarakat yang ingin beramal maupun berdonasi dapat melakukan metode scan to pay menggunakan aplikasi JakOne Mobile. Cukup dengan membuka aplikasi JakOne Mobile lalu pilih Scan To Pay dan pengguna secara otomatis akan diarahkan untuk memasukkan nominal yang diinginkan untuk rekening donasi.
 
"Metode pembayaran amal ataupun donasi melalui metode scan QRIS dapat dilakukan pada QR code yang berlogo QRIS. Saat ini Bank DKI telah menyediakan QR Code untuk lebih dari 2.928 masjid yang tersebar di berbagai daerah di Jakarta," tukasnya.
 
Lebih lanjut dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia, ia mengatakan, Bank DKI Syariah menerbitkan Mushaf Al-Qur’an Maqashid Syariah. Penyusunan Mushaf Al-Qur’an tersebut ditulis oleh Dewan Pengawas Syariah Bank DKI dan dilengkapi dengan tema-tema ekonomi, keuangan syariah, dan disertai hadits shahih.
 
"Penyusunan Mushaf Al-Qur’an ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dari Bank DKI untuk negeri," kata Babay.
 
Di sisi lain, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI menyalurkan pembiayaan sebesar Rp6,35 triliun di kuartal I-2022 atau tumbuh 6,41 persen dibandingkan dengan periode yang sama di 2021 sebesar Rp5,96 triliun. Sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp6,96 triliun hingga Maret tahun ini.
 
"DPK tumbuh 21,60 persen menjadi Rp6,96 triliun dibandingkan dengan kuartal I-2021 sebesar Rp5,73 triliun," kata Babay.
 
Berbagai pencapaian kinerja keuangan tersebut juga mendorong peningkatan aset yang tumbuh sebesar 18,79 persen dari Rp6,33 triliun pada kuartal I-2021 menjadi Rp7,53 triliun pada kuartal I-2022. Kondisi itu terjadi di tengah pandemi covid-19 yang masih belum sirna.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif