Ilustrasi dividen saham. Foto: MI/Tri.
Ilustrasi dividen saham. Foto: MI/Tri.

RUPST Merck Setujui Bagikan Dividen Rp107,5 Miliar

Annisa ayu artanti • 25 Mei 2022 16:58
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Merck Tbk menyetujui untuk membagikan final dividen untuk tahun buku 2021 sejumlah Rp107,5 miliar atau Rp240 per unit saham.
 
Pada 2021, perseroan mencatatkan lonjakan pendapatan 62 persen menjadi sebesar Rp1 triliun dari Rp656 miliar di 2020. Kenaikan pendapatan tersebut diimbangi dengan membaiknya efisiensi operasional, sehingga di akhir 2021 perseroan mencatatkan kenaikan laba bersih 83 persen menjadi sebesar Rp132 miliar.
 
"Perseroan berupaya agar tetap bertumbuh menjadi perusahaan sains dan teknologi di bidang kesehatan yang unggul dan berkontribusi optimal bagi tercapainya tujuan keberlanjutan (Sustainable Development Goals)," kata Presiden Direktur PT Merck Tbk Evie Yulin dalam konferensi pers, Rabu, 25 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menjelaskan pada 2021 pencapaian divisi healthcare sebesar 18 persen di atas target dan tumbuh sebesar 23,3 persen. Dari sisi penjualan, divisi obat-obatan resep mencapai Rp594 miliar sehingga berkontribusi 56 persen terhadap total pendapatan perseroan.
 
Pada 2021, perseroan berupaya mengambil peluang di pasar dengan membangun hubungan yang baik dengan para dokter, pemangku kepentingan di pemerintahan, apoteker, dan tenaga kesehatan lainnya dalam bentuk Pendidikan Dokter Berkelanjutan/Continuing Medical Education (CME), peningkatan awareness, screening dan Public Private Partnership (PPP), serta mengambil bagian secara aktif dalam melakukan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
 
"Upaya-upaya tersebut mampu mendorong berbagai capaian kinerja positif yang melampaui target di hampir seluruh area terapetik pada 2021," ujarnya.
 
Lebih lanjut, dia juga menuturkan kinerja di sektor usaha terapi kesuburan (infertilitas) semakin kuat dan mampu mencatat pencapaian 48 persen di atas target dan bertumbuh 93 persen, hampir dua kali lipat dibanding tahun lalu. Selain itu, kelompok produk terapetik diabetes mencatat pencapaian tiga persen di atas target dengan pertumbuhan 19 persen.
 
Kelompok produk tiroid juga mencatat pencapaian 37 persen di atas target dan bertumbuh 9,6 persen. Serta, terapetik onkologi juga mampu mencatat pencapaian 34 persen di atas target dan bertumbuh 42 persen. Total aset, liabilitas dan ekuitas Perseroan pada tahun 2021 tercatat mencapai Rp1 triliun, Rp342 miliar dan Rp684 miliar, masing-masing naik 10 persen, 8 persen, dan 12 persen dari tahun sebelumnya.
 
Sementara itu, rasio lancar tercatat 2,71, liabilitas terhadap ekuitas 0,50, liabilitas terhadap Aset 0,33. Rasio profitabilitas terjaga dengan marjin laba kotor 37,46 persen, ROA naik menjadi 12,83 persen dari 7,73 persen dan ROE naik menjadi 19,25 persen dari 11,74 persen.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif