Amerika Serikat. Foto : AFP.
Amerika Serikat. Foto : AFP.

IHSG Berpotensi Tertekan karena Meningkatnya Imbal Hasil Obligasi AS

Annisa ayu artanti • 30 Maret 2021 09:07
Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami tekanan seiring dengan meningkatnya kembali level yield obligasi Amerika Serikat (AS).
 
"Investor agar berhati-hati, dengan kembali meningkatnya level US bond yield antisipasi adanya capital outflow yang mungkin dapat menekan pergerakan IHSG hari ini," kata tim riset Samuel Sekuritas Indonesia, Selasa, 30 Maret 2021.
 
Ia menjelaskan hal ini karena bursa global bursa Amerika Serikat ditutup bercampur. Optimisme yang terjadi di bursa saham negeri Paman Sam tersebut mulai terbentuk lantaran pembukaan kembali ekonomi serta prospek pertumbuhan ekonomi yang didukung belanja pemerintah yang masif. Sementara, untuk bursa Asia ditutup melemah pada perdagangan kemarin karena investor memperhatikan beberapa harga komoditas.

Tim riset menjelaskan, selanjutnya, investor akan memperhatikan, rencana Presiden Amerika Serikat Joe Biden yang akan menganggarkan USD3 triliun paket pemulihan ekonomi dengan fokus pembangunan infrastruktur, memerangi perubahan iklim dan menurunkan kesenjangan ekonomi.  
 
"Sementara dari dalam negeri, batas waktu rilis laporan keuangan yang tersisa dua hari akan mewarnai pergerakan harga saham emiten," pungkasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan