Jakarta: Anak usaha PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Digital BCA (BCA Digital) resmi merilis aplikasi bank digital 'blu' untuk pengguna Android di Google Play Store.
Aplikasi blu hadir sebagai ekosistem bank digital tanpa kantor cabang (branchless) dan dapat diakses dari mana saja, kapan saja. Blu juga terintegrasi dengan semua infrastruktur digital yang dimiliki oleh BCA.
Direktur Utama BCA Digital Lanny Budiati menjelaskan blu menjadi platform enabler yang dapat membantu menata keuangan pribadi dengan optimal, termasuk cara menabung dan mengatur cash flow sehari-harinya dengan ideal.
“blu dibangun untuk menjadi next-generation bank yang memberikan kendali lebih bagi setiap nasabah dalam mengatur keuangan mereka," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat, 2 Juli 2021.
Dari tujuan itu, blu menyediakan berbagai fitur inovatif seperti pembukaan rekening bluAccount secara online dan bisa melakukan budgeting dengan 10 rekening tabungan bluSaving. Menurutnya fitur ini akan memudahkan nasabah untuk memisahkan pendapatan mereka sesuai dengan pos-pos kebutuhan masing-masing.
Selain itu terdapat bluGether, tabungan yang berfungsi seperti rekening bendahara. Kemudian, bluDeposit yang memudahkan nasabah membuka deposito yang bisa di top up nominalnya
Ia juga mengatakan, semua jenis pembayaran, mulai dari pembayaran tagihan, top-up e-wallet, hingga pembelian paket data, bisa dilakukan dalam aplikasi blu. Nasabah blu juga dapat melakukan transfer ke bank lain tanpa biaya.
Nasabah blu juga bisa melakukan tarik/setor tunai gratis di semua ATM BCA di Indonesia. Melalui berbagai fitur ini, BCA Digital menargetkan untuk bisa menjaring ratusan ribu nasabah baru blu sepanjang tahun 2021.
Adapun potensi perkembangan bank digital di Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan laporan dari Google, Temasek, dan Bain & Company 2019, sebanyak 92 juta populasi bahkan belum pernah mengakses bank dan layanan finansial yang ditawarkan (unbanked).
"Kehadiran bank digital seperti blu bisa menjadi solusi yang baik untuk melayani populasi unbanked yang ada di Indonesia. Pasalnya, hampir semua (94 persen) penduduk berusia 16-64 tahun di negara ini sudah memiliki smartphone," pungkas Lanny.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News