Gedung Indocement. Foto: dok Indocement.
Gedung Indocement. Foto: dok Indocement.

Indocement Cetak Kenaikan Pendapatan 4,5% di Triwulan III

Ade Hapsari Lestarini • 11 November 2021 12:42
 

Neraca keuangan yang tangguh

Perseroan juga membukukan posisi kas bersih dengan kas dan setara kas menjadi Rp6,8 triliun per 30 September 2021. Arus kas ini dihasilkan dari operasi dan upaya manajemen untuk meningkatkan modal kerja sebagai kunci untuk mempertahankan neraca perseroan yang tangguh.
 
Selanjutnya, total pembayaran dividen untuk 2020 adalah Rp725 per saham dengan dividen interim yang dibagikan pada Desember 2020 sebesar Rp225 per saham. Serta dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Juli 2021 sebesar Rp500 per saham yang dibagikan pada Agustus 2021.
 
"Dengan posisi neraca keuangan yang kuat dan tidak adanya utang bank, Indocement tetap tangguh selama masa pemulihan ekonomi saat ini dan dari kondisi kelebihan pasokan industri semen yang berkelanjutan, termasuk partisipasi dalam kemungkinan konsolidasi industri semen di masa depan," paparnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, setelah gelombang besar pandemi covid-19 pada Juli, perseroan mengapresiasi langkah pemerintah yang berhasil mengendalikan penyebaran covid-19 dengan disertai tingkat vaksinasi yang lebih tinggi.
 
"Sebagai akibatnya, kami telah melihat pemulihan ekonomi yang progresif seiring dengan langkah Pemerintah secara bertahap melonggarkan pembatasan. Hal ini tentu berdampak positif pada kegiatan konstruksi selain pengeluaran anggaran akhir tahun untuk proyek infrastruktur dan komersial, termasuk beberapa manfaat insentif untuk sektor perumahan (PPN atas rumah baru, suku bunga yang lebih rendah, dan relaksasi LTV/FTV), namun faktor terkait cuaca perlu dicermati karena akan lebih banyak curah hujan dari datangnya La Nina," jelasnya.

Naikkan harga semen

Dengan harga energi yang tinggi, terutama pada harga batu bara dengan volatilitas yang tinggi baru-baru ini, Indocement mulai menaikkan harga semen untuk meneruskan sebagian dari kenaikan biaya produksi kami tapi kami terus harus menyeimbangkan dengan naik-turunnya pangsa pasar perseroan di pasar.
 
"2021 secara keseluruhan, perseroan tetap positif terhadap konsumsi semen domestik yang tumbuh 4-4,5 persen. Dari sisi biaya, Indocement terus fokus pada pengendalian biaya, operasi yang efisien, dan transformasi digital di seluruh bisnis kami," pungkasnya.
 
(AHL)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif