Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.
Bank Indonesia. Foto : MI/Usman Iskandar.

BI Catat Modal Asing Masuk Rp1,77 Triliun dalam Sepekan

Antara • 09 Desember 2022 19:55
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat terdapat modal asing masuk Rp1,77 triliun ke pasar keuangan Indonesia dalam satu pekan ini, yakni pada 5-8 Desember 2022.
 
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, terdapat modal asing masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp8,45 triliun. Pada saat yang sama, terdapat modal asing keluar senilai Rp6,68 triliun dari pasar saham domestik.
 
baca juga: BI: Pembayaran di Jepang Bisa Pakai QR Code

Secara keseluruhan, sejak Januari 2022 hingga 8 Desember 2022 terdapat modal asing keluar bersih (nett outflow) dari pasar SBN senilai Rp140,62 triliun. Sebaliknya, tercatat modal asing masuk bersih (nett inflow) ke pasar saham domestik senilai Rp73,27 triliun dalam periode tersebut.
 
Adapun nilai tukar rupiah dibuka menguat pagi ini, yakni menjadi Rp15.560 per USD, dari level yang ditutup pada Kamis, 8 Desember 2022, senilai Rp15.620 per USD. Sementara indeks dolar AS (DXY) tercatat menguat ke level 104,77.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


DXY merupakan indeks yang menunjukkan pergerakan dolar AS terhadap enam mata uang negara utama lainnya, yaitu euro, yen Jepang, poundsterling Inggris, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss.
 
Di sisi lain, ia mengungkapkan imbal hasil (yield) SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke level 6,92 persen dari 6,94 persen.
 
Kendati begitu, imbal hasil tersebut masih jauh lebih menarik dibanding yield obligasi Amerika Serikat tenor 10 tahun yang stabil di level 3,482 persen.
 
Sementara itu, premi risiko investasi (Credit Default Swap/CDS) Indonesia lima tahun tercatat naik ke 100,20 basis poin (bps) per 8 Desember 2022 dari 89,11 bps per 2 Desember 2022.
 
Erwin menyampaikan BI terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan guna mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.

 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id.
 
(SAW)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif