Produk dari PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Foto : Perusahaan.
Produk dari PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI). Foto : Perusahaan.

Penjualan Sari Roti di Kuartal I-2021 Turun Jadi Rp787 Miliar

Annisa ayu artanti • 29 April 2021 13:00
Jakarta: Produsen roti merek Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) mencatat penjualan bersih pada kuartal I-2021 sebesar Rp787 miliar. Capaian ini menurun dibandingkan perolehan di kuartal I-2020 yang sebesar Rp912,87 miliar.
 
Kendati demikian, Direktur ROTI Arlina Sofia mengungkapkan capaian di tiga bulan pertama tahun tersebut sudah cukup baik karena bisnis masih berada di tengah tekanan pandemi covid-19.
 
"Suatu capaian kinerja yang sangat baik dari kanal penjualan modern maupun tradisional, khususnya di tengah tekanan pandemi covid-19," kata Arlina dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 April 2021.

Ia menjelaskan pertumbuhan penjualan dari kanal tradisional didukung oleh perluasan sebaran distribusi pada wilayah Barat dan Timur, serta aktif menangkap peluang pasar di area pemukiman melalui aplikasi pesan Whatsapp dengan fitur chatbot.
 
Pada kuartal I-2021 kontribusi kanal tradisional terhadap total penjualan tercatat telah meningkat signifikan menjadi 32 persen, sebelumnya pada kuartal I-2020 hanya 25 persen.
 
Sementara sisanya, mayoritas masih berasal dari kanal modern. Pada kuartal I-2021 kanal modern kembali mencatatkan pertumbuhan seiring pemulihan waktu operasional gerai-gerai penjualan serta sebagai dampak positif hasil strategi pemasaran yang terukur.
 
Dari capaian tersebut, laba Bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk kuartal I-2021 tercatat sebesar Rp56,7 miliar, turun 27,15 persen dari perolehan laba di kuartal I-2020 yang sebesar Rp77,84 miliar.
 
Adapun, mengenai belanja modal atau capital expenditure (capex) pada tiga bulan pertama 2021 telah terserap Rp61,4 miliar, atau sekitar 40 persen dari anggaran tahun ini.
 
Anggaran tersebut digunakan untuk penambahan kapasitas produksi serta pengembangan jaringan distribusi perseroan. Pada Februari 2021, perseroan telah mengoperasikan pabrik baru di Banjarmasin, melengkapi jumlah pabrik Sari Roti menjadi 14 lokasi yang tersebar strategis di Indonesia.
 
"Walaupun dinamika pandemi covid-19 masih menjadi tantangan utama, manajemen berkeyakinan bahwa potensi bisnis roti produksi masal di Indonesia masih sangat kuat, didukung oleh laju urbanisasi, peningkatan taraf penghasilan dan pendidikan masyarakat serta gaya hidup milenial yang akan kembali berlanjut seiring dengan optimisme kenormalan baru serta berjalannya program vaksinasi nasional," pungkasnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan