Ilustrasi. Foto: AFP/Ina Fasbender.
Ilustrasi. Foto: AFP/Ina Fasbender.

Aset Kripto Terus Ambruk, Short Token Jadi Investasi Cuan

Husen Miftahudin • 28 Januari 2022 11:57
Jakarta: Pasar aset kripto tengah mengalami penurunan cukup dalam pada beberapa waktu terakhir. Namun di tengah ambruknya sebagian besar aset kripto tersebut, terdapat beberapa token yang mengalami kenaikan, salah satunya adalah short token.
 
CEO Indodax Oscar Darmawan menjelaskan, konsep short token berbanding terbalik dengan aset-aset kripto seperti bitcoin, ethereum, BNB, hingga ripple. Token ini dinilai bermanfaat, terlebih pada saat kondisi pasar kripto sedang merah.
 
"Short token memiliki sistem ketika harga aset kripto bitcoin, ethereum, BNB, dan ripple sedang turun, maka investor masih bisa meraih keuntungan dengan short token tersebut," ujar Oscar dalam siaran persnya, Jumat, 28 Januari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Indodax, ada beberapa short token, yaitu HEDGE (satu kali short bitcoin token), yang merupakan token turunan dari bitcoin. Kemudian BNBHEDGE (satu kali short BNB token), yang merupakan token turunan dari BNB Coin.
 
Lalu ada ETHHEDGE (satu kali short ethereum token) yang merupakan token turunan dari ethereum, XRPHEDGE (satu kali short XRP Token) yang merupakan token turunan dari ripple, dan BEAR (tiga kali short bitcoin token) yang merupakan token turunan dari bitcoin.
 
"Jenis short token BEAR dan HEDGE sama-sama merupakan token turunan dari bitcoin, namun memiliki perbedaan mendasar yang terletak pada kelipatan keuntungan yang didapatkan, token BEAR dapat memberikan untung tiga kali lipat saat harga bitcoin turun dibanding HEDGE," terang Oscar.
 
Sebagai contoh, apabila harga bitcoin berada di angka Rp550 juta dan harga BEAR Rp4,5 juta dan terjadi penurunan harga sebesar lima persen pada bitcoin, maka harga bitcoin menjadi Rp525 juta. Sementara harga BEAR pada saat yang sama justru mengalami kenaikan sekitar 15 persen, sehingga harganya menjadi Rp5,17 juta.
 
"Jika investor ingin untung besar, BEAR bisa dibeli ketika bitcoin mengalami persentase lonjakan kenaikan yang besar, sehingga persentase BEAR terdiskon pun bisa tiga kali lipat lebih murah. Lalu disimpan, dan dijual kembali saat harga bitcoin sedang turun dengan persentase yang cukup besar," paparnya.
 
Selain itu, ada pula long token yang dapat membantu investor untuk tetap mendapatkan profit yang lebih tinggi saat mengalami bullish. Token tersebut yaitu BULL (tiga kali long bitcoin token), yang merupakan token turunan dari bitcoin.
 
Oscar bilang, token ini dapat memberikan keuntungan lebih ketika harga bitcoin sedang bullish. Sehingga, investor dapat mendapatkan profit lebih banyak.
 
"Sama dengan BEAR, keuntungan atau kerugian dari BULL ini juga tiga lipat dari kelipatan bitcoin. Jadi, jika mau untung besar, BULL bisa dibeli ketika kemarin harga bitcoin terdiskon dengan persentase yang cukup dalam, lalu disimpan dan dijual kembali saat nantinya melonjak," pungkas Oscar.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif