Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Saat Inflasi, Kita Harus Apa?

Annisa ayu artanti • 17 September 2022 15:49
Jakarta: Istilah inflasi sering didengar belakangan ini, khususnya saat berbicara tentang stabilitas perekonomian.
 
Inflasi ini akan memberikan dampak kepada para konsumen dan pelaku usaha dalam menjalankan perekonomian sehari-hari.
 
Inflasi bukan tidak mungkin dicegah atau setidaknya diminimalkan. Dari sisi masyarakat, inflasi bisa ditekan dengan mencoba hidup berhemat dan mulai merencanakan keuangan dengan baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melansir laman bca.co.id, Sabtu, 17 September 2022 inflasi adalah kondisi yang menggambarkan kenaikan harga barang dan jasa dalam jangka waktu tertentu.
 
Kondisi ini disebabkan tingginya uang yang beredar di pasaran dan tidak berbanding lurus dengan jumlah barang yang ada. Permintaan dan penawaran sebuah barang pun tidak seimbang sehingga harga menjadi lebih tinggi.
 
Baca juga: Perang Inflasi seperti Melawan Pandemi Covid-19 

Namun, kenaikan satu atau dua jenis barang saja belum bisa disebut sebagai inflasi. Perhitungan inflasi harus dilakukan dengan terukur dalam skala yang lebih luas. Badan Pusat Statistik (BPS) merupakan pihak yang akan melakukan perhitungan inflasi.
 
Perhitungan tersebut akan menggunakan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang didapat melalui Survei Biaya Hidup (SBH). Survei tersebut dilakukan secara rutin mulai dari skala terkecil di daerah hingga ke tingkat nasional.
 
Adapun indeks yang digunakan untuk menunjukkan kelompok pengeluaran ada tujuh macam yaitu bahan makanan, makanan jadi, minuman, dan tembakau, perumahan, sandang, kesehatan, pendidikan dan olahraga, serta transportasi dan komunikasi.
 
Inflasi bisa terjadi karena banyak faktor, di antaranya adalah terkait jumlah permintaan yang meningkat. Kemudian, banyaknya jumlah uang yang beredar. Lalu, biaya produksi yang meningkat
 
Lalu bagaimana mengatasi inflasi?
 
Kita juga punya peran penting dalam mengatasi inflasi, lho. Berikut sejumlah tips yang bisa dilakukan:
 
1. Menghindari sikap konsumtif
 
Menekan inflasi bisa dilakukan dengan pola hidup hemat. Belilah barang sesuai dengan kebutuhan dan atur juga jumlah pembeliannya. Hindari pembelian berlebih yang membuat kondisi barang di pasar menjadi minim, khususnya untuk barang kebutuhan pokok.
 
2. Mencari produk substitusi
 
Barang substitusi merupakan barang pengganti yang memiliki sifat dan fungsi yang mirip dengan barang utamanya. Menggunakan barang pengganti ini membuat permintaan akan sebuah barang menjadi menurun sehingga harganya bisa tetap normal.
 
3. Mulai menabung
 
Memanfaatkan produk perbankan akan mengamankan keuangan yang dimiliki. Mulai menabung secara rutin dengan menggunakan jenis tabungan berjangka. Jika memang memiliki dana lebih, tidak ada salahnya membuka rekening deposito.
 
4. Berinvestasi
 
Investasi merupakan salah satu cara terbaik untuk melawan inflasi sekaligus mengelola kekayaan dengan tepat. Kamu bisa memulai investasi reksa dana dan obligasi. Dua jenis investasi ini tergolong cukup aman untuk para pemula.
 
5. Memberdayakan UMKM
 
UMKM memiliki peran yang sangat besar untuk pemutaran roda perekonomian. Untuk itu, memberdayakan UMKM perlu dilakukan. Mulailah berbelanja di warung, toko, atau minimarket yang ada di sekitar rumah, dan produk-produk lokal lainnya.
 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif