Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: AFP
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Foto: AFP

Sri Mulyani Ungkap Alasan Pemerintah Tempatkan Dana di Himbara

Ekonomi sri mulyani Himbara
Eko Nordiansyah • 29 Juni 2020 12:26
Jakarta: Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan alasan pemerintah menempatkan dana sebesar Rp30 triliun di bank-bank Himpunan Bank Negara (Himbara). Dana ini diharapkan dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional.
 
Menurut dia, kebijakan ini sebagai pelengkap dari Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 serta Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020. Pemerintah menggunakan seluruh instrumen kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi dari pandemi covid-19.
 
"Kita melihat peran strategis dari perbankan dalam rangka mendorong dunia usaha jadi sangat penting. Oleh karena itu pemerintah ambil kebijakan sebagai pelengkap," kata dia dalam rapat dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Senin, 29 Juni 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan pemerintah berharap perbankan dapat mendukung langkah-langkah pemulihan ekonomi dengan menyalurkan kredit kepada dunia usaha. Apalagi penempatan dana ini memiliki bunga yang sangat rendah sehingga bisa membantu dunia usaha.
 
"Kami mendapatkan 80 persen dari suku bunga BI rate, jadi sangat rendah. Kalau uang sama diletakan di perbankan dengan rate of return sama, bank punya kemampuan untuk menyalurkan dengan suku bunga rendah ke sektor usaha terutama dalam situasi kritis seperti sekarang," jelas dia.
 
Meski begitu, pemerintah mengatur bahwa dana ini tidak bisa digunakan oleh bank untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN). Selain itu bank tidak bisa menggunakan dana ini untuk digunakan sebagai transaksi valuta asing (valas).
 
"Pelaksanaan penempatan uang negara adalah dalam rangka pemulihan ekonomi, kami pilih tahap ini adalah yang berhati-hati yakni Himbara, karena ini milik pemerintah. Oleh karena itu kami minta keempat bank Himbara sampaikan ke kita apa rencana mereka apabila mereka dapat penempatan dana," pungkasnya.

 

(DEV)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif