NEWSTICKER
Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin
Gubernur BI Perry Warjiyo - - Foto: Medcom/ Husen Miftahudin

BI Apresiasi Instruksi Erick Thohir Pangkas Bunga Kredit Bank BUMN

Ekonomi bank indonesia suku bunga
Husen Miftahudin • 24 Maret 2020 16:35
Jakarta: Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate menjadi 4,50 persen untuk mempermudah penyediaan pembiayaan dari perbankan.
 
Namun, industri perbankan acapkali 'bandel' lantaran tidak serta merta menyesuaikan bunga kreditnya. Padahal bank sentral melonggarkan kebijakan moneter agar pelaku usaha dalam negeri bisa terus memperpanjang usia usahanya dengan bunga kredit yang ringan.

Hal tersebut membuat Menteri BUMN Erick Thohir menginstruksikan agar bank-bank pelat merah segera memangkas suku bunga kredit. Upaya Erick tersebut mendapat apresiasi dari Bank Indonesia.
 
"Terima kasih kepada Pak Menteri BUMN yang sudah menginstruksikan bank-bank BUMN untuk segera menurunkan suku bunga kredit dan menyalurkan kredit," ujar Perry dalam telekonferensi di Jakarta, Selasa, 24 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perry mengakui dampak merebaknya virus korona di Indonesia akan menggerogoti sendi-sendi perekonomian domestik. Sebab hampir seluruh motor perekonomian terdampak, seperti perdagangan, pariwisata, hingga penerbangan.
 
Karena itu Bank Indonesia bersama OJK terus melakukan upaya agar perbankan bisa meringankan pembiayaan kepada sektor korporasi dan usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bank sentral, pemerintah, dan OJK akan terus mempererat koordinasi demi mencegah pelemahan ekonomi yang semakin dalam imbas mewabahnya virus korona di Indonesia.
 
"Kami dari BI dan dari Kemenkeu, OJK akan terus melakukan koordinasi secara erat untuk mengatasi hal-hal ini dari aspek stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan, maupun juga bagaimana mendorong ekonomi dan mengurangi beban kepada masyarakat," tegas Perry.
 
Sebelumnya, Erick Thohir meminta perbankan pelat merah segera menurunkan bunga kredit terutama bagi usaha kecil menengah (UKM). Pasalnya, sektor itu paling banyak terdampak penyebaran wabah korona.
 
"Kita ingin pastikan bank-bank BUMN segera turunkan bunga UKM. Banyak sekali UKM terdampak jadi kita akan turunkan bunga," kata Erick dalam jumpa pers melalui siaran virtual, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Selain itu, Erick juga mengusulkan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan relaksasi kredit bagi sektor-sektor terdampak lainnya seperti pariwisata. Misalnya hotel, restoran dan lain-lain yang memiliki pinjaman pada bank-bank BUMN.
 
"Tapi kita tunggu dulu persetujuannya, karena ini bagian kita untuk memastikan ekonomi tetap berjalan," tutur dia.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif