Ilustrasi kantor pusat Bank Indonesia - - Foto: dok MI
Ilustrasi kantor pusat Bank Indonesia - - Foto: dok MI

3 Strategi BI Dorong Pengembangan Instrumen Keuangan Berkelanjutan

Eko Nordiansyah • 18 Februari 2022 13:30
Jakarta: Bank Indonesia (BI) memiliki tiga strategi penting untuk pengembangan instrumen keuangan berkelanjutan atau Sustainable Financial Instruments (SFI). Ketiga strategi ini bisa mendorong SFI sebagai instrumen pertumbuhan pascapandemi.
 
Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan peningkatan instrumen hijau dan investasi hijau menjadi strategi pertama. Ini dapat memainkan peran penting untuk mendorong kemajuan menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
 
Ia mengungkapkan, investasi dalam instrumen keuangan hijau yang ditujukan untuk hijau energi, transportasi hijau, bangunan hijau, dan lain-lain dapat menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi dan kesempatan kerja baru, termasuk mendukung agenda perubahan iklim.

 
"Ini akan membantu transisi menuju ekonomi dan keuangan yang lebih berkelanjutan, juga menuju emisi gas rumah kaca yang rendah untuk mendukung Perjanjian Paris 2030 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB," kata dia dalam Casual Talks: Scaling Up The Utilization of Sustainable Financial Instruments, Jumat, 18 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kedua, membangun ekosistem instrumen keuangan yang berkelanjutan juga penting. Pihak berwenang harus memberikan langkah-langkah pendukung, baik kebijakan insentif maupun disinsentif, dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya.
 
"Bank Indonesia saat ini sedang bergerak menuju bank sentral hijau, dimana ekonomi hijau dan instrumen keuangan merupakan bagian dari bauran kebijakan BI. Perbankan dan korporasi sebagai pemain besar di sektor keuangan juga harus bersinergi," ungkap dia.
 
Menurutnya, ketersediaan instrumen pasar uang hijau, pembiayaan hijau dan inklusif untuk UKM, serta ekonomi dan keuangan syariah yang berkelanjutan merupakan bagian penting dari upaya BI untuk mendukung pengembangan ekosistem hijau di Indonesia, bersama otoritas terkait.
 
Ketiga, program peningkatan kapasitas dan bantuan teknis yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan keahlian otoritas global dan domestik, industri, dan pelaku pasar. Hal ini penting untuk mempercepat pengembangan instrumen ekonomi dan keuangan berkelanjutan.
 
"Oleh karena itu, BI meyakini upaya bersama antara pemerintah, otoritas, serta pelaku pasar akan menjadi motor penggerak percepatan pembangunan nasional yang hijau dan berkelanjutan. Inilah yang saya sebut 'The Power of We', karena keberhasilan pekerjaan kita akan ditentukan oleh kekuatan semangat tim, kebersamaan, dan saling mendukung secara positif," pungkasnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif