Ilustrasi transaksi elektronik atau nontunai - - Foto: Medcom
Ilustrasi transaksi elektronik atau nontunai - - Foto: Medcom

Nilai Transaksi Uang Elektronik Tumbuh 25,94%

Ekonomi Bank Indonesia transaksi non tunai layanan digital
Husen Miftahudin • 19 Agustus 2020 19:11
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi uang elektronik tumbuh signifikan pada Juni 2020. Transaksi digital tersebut tumbuh dari 17,31 persen pada Mei 2020 menjadi 25,94 persen (yoy).
 
Pertumbuhan Uang Kartal Yang Diedarkan (UYD) pada Juli 2020 juga tumbuh menjadi 6,17 persen(yoy) dari 2,34 persen (yoy) pada Juni 2020. Sehingga total UYD mencapai Rp762,8 triliun.
 
"Secara keseluruhan, kelancaran sistem pembayaran baik tunai maupun nontunai tetap terjaga. Hal ini seiring dengan mulai meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di masa pandemi," ujar Perry dalam telekonferensi hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) periode Agustus 2020 di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, pertumbuhan nilai transaksi nontunai menggunakan ATM, kartu debit, kartu kredit, dan uang elektronik masih tercatat kontraksi sebesar 12,80 persen (yoy). Angka ini relatif lebih baik ketimbang periode Mei 2020 yang terkontraksi sebanyak 24,46 persen (yoy).
 
"Ke depan, Bank Indonesia terus memperkuat berbagai perkembangan positif pada aktivitas ekonomi digital. Termasuk peningkatan akseptasi masyarakat sejalan berbagai inovasi yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi digital," tegas dia.
 
Perry melanjutkan bahwa dukungan kebijakan sistem pembayaran akan diarahkan untuk mendorong efisiensi industri dan mempercepat berbagai deliverables implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
 
Dalam rangka meningkatkan daya saing industri termasuk pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) pada transaksi daring (online), Bank Indonesia mendorong penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) dengan metode transaksi tanpa tatap muka sebagai kanal pembayaran dalame-commerce.
 
"Bank Indonesia juga akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk mendukung elektronifikasi penyaluran program bantuan sosial (bansos) pemerintah pusat dan elektronifikasi transaksi keuangan pemerintah daerah (pemda), serta Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI)," tegas Perry.

 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif