Ilustrasi Bank UOB Indonesia. Foto: dok UOB Indonesia.
Ilustrasi Bank UOB Indonesia. Foto: dok UOB Indonesia.

Bank UOB Indonesia Dukung Perusahaan Indonesia Ekspansi ke Luar Negeri

Ekonomi Ekonomi Indonesia bank uob indonesia pandemi covid-19 UOB Economic Outlook 2022
Mercy Widjaja • 15 September 2021 15:38
Jakarta: Beberapa sektor usaha masih tumbuh signifikan di tengah pandemi covid-19, sehingga berpeluang ekspansi ke luar negeri. Beberapa di antaranya adalah sektor kesehatan dan farmasi, sektor barang konsumsi, sektor IT dan telekomunikasi termasuk pengembangan data center dan keamanan siber, sektor ekonomi digital seperti e-commerce, fintech, dan logistik.
 
Direktur Wholesale Banking PT Bank UOB Indonesia Harapman Kasan ikut mendukung ekspansi perusahaan Indonesia ke luar negeri melalui Foreign Direct Investment (FDI) desk. Sejak 2013, sudah ada 89 perusahaan Indonesia yang berekspansi ke luar negeri, mengunakan program konektivitas regional Bank UOB di kawasan Asia.
 
"Mayoritas perusahaan Indonesia di sektor barang konsumsi, telekomunikasi, maupun sumber daya alam, banyak ekspansi ke Singapura, Malaysia, dan Vietnam," ujar dia, dalam UOB Economic Outlook 2022, Rabu, 15 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui FDI desk, Bank UOB membantu memberikan pemahaman mengenai perizinan usaha di negara setempat. Mulai dari pembentukan perusahaan, hingga mencari partner bisnis yang sesuai. Sehingga proses ekspansi perusahaan ke luar negeri menjadi lebih mudah.
 
Sebaliknya, Bank UOB juga telah memfasilitasi 255 perusahaan, yang mayoritasnya di sektor sumber daya alam, infrastruktur, industri, dan telekomunikasi, untuk berinvestasi di Indonesia. Total nilai investasi mencapai delapan miliar dolar Singapura dan berhasil menyerap lebih dari 70 ribu tenaga kerja di Indonesia.
 
Bank UOB juga mendukung ekspansi bisnis melalui kredit modal kerja dan investasi. Pada semester I-2021, Bank UOB telah mengucurkan dana sebesar Rp55,6 triliun untuk kredit modal kerja di berbagai sektor seperti sektor konsumsi, industri, infrastruktur, teknologi media dan komunikasi, properti, serta minyak dan gas.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif