Ilustrasi. FOTO: CIMB Niaga
Ilustrasi. FOTO: CIMB Niaga

Kuartal I-2020

CIMB Niaga Bukukan Laba Bersih Rp1,1 Triliun

Ekonomi cimb niaga
Angga Bratadharma • 12 Mei 2020 08:30
Jakarta: PT Bank CIMB Niaga Tbk atau CIMB Niaga (BNGA) melaporkan perolehan laba bersih konsolidasi (unaudited) sebesar Rp1,1 triliun pada kuartal pertama 2020. Pencapaian itu naik sebanyak 11,8 persen year-on-year (yoy) dan menghasilkan earnings per share Rp42,33.
 
Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M Siahaan mengatakan d tengah kondisi yang menantang akibat pandemi covid-19, CIMB Niaga berhasil meraih pertumbuhan laba bersih dua digit untuk kuartal I-2020. Pertumbuhan laba bersih sebesar 11,8 persen yoy terutama didukung pendapatan non bunga atau Non Interest Income (NoII) sebesar 11,5 persen yoy.
 
"Dan penurunan pada biaya operasional sebesar 2,7 persen yoy. Hasilnya, rasio cost to income turun menjadi di bawah 48 persen," kata Tigor, seperti dikutip dari keterangan resminya, di Jakarta, Selasa, 12 Mei 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dana murah (CASA) tumbuh 18,8 persen yoy dan berkontribusi terhadap pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 6,3 persen yoy. Sementara rasio Loan Loss Coverage (LLC) meningkat menjadi 191,13 persen, dan biaya provisi naik menjadi 8,7 persen yoy.
 
"Capital Adequacy Ratio (CAR) CIMB Niaga tercatat sebesar 19,39 persen per 31 Maret 2020 dengan total aset mencapai Rp274,5 triliun per 31 Maret 2020," ucapnya.
 
Total penghimpunan dana pihak ketiga tercatat sebesar Rp202,6 triliun dengan rasio CASA sebesar 60,1 persen. Adapun tabungan mengalami pertumbuhan sebesar 20,3 persen yoy, sejalan dengan komitmen untuk mengembangkan layanan digital dan meningkatkan customer experience.
 
Jumlah kredit yang disalurkan tumbuh 3,3 persen menjadi Rp194,3 triliun, yang utamanya dikontribusikan oleh bisnis consumer banking. CIMB Niaga mencatat Kredit Pemilikan Rumah (KPR) meningkat 11,6 persen yoy, sementara kartu kredit tumbuh 8,9 persen yoy sebagai hasil dari pengembangan bisnis akuisisi merchant.
 
Di segmen perbankan Syariah, Unit Usaha Syariah (UUS) CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) mencatat total pembiayaan mencapai Rp34,5 triliun atau meningkat sebanyak 23,0 persen yoy dan dana pihak ketiga sebesar Rp30,3 triliun atau menanjak sebanyak 14,4 persen yoy per 31 Maret 2020.
 
"Fokus kami saat ini adalah meningkatkan likuiditas, menjaga kualitas aset, serta disiplin dalam mengelola biaya. Kami terus mengembangkan digital channel untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nasabah, khususnya dalam situasi menantang seperti saat ini," pungkas Tigor.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif