Kepala Divisi Digital Channel BTN Tan Jacky Chen (Kiri) dan Wakil Direktur Utama Jalin Eddy Sofryano (Kanan) Secara Simbolis Melakukan Kick Off Ceremony Roll Out Virtual ATM BTN. Foto: dok BTN
Kepala Divisi Digital Channel BTN Tan Jacky Chen (Kiri) dan Wakil Direktur Utama Jalin Eddy Sofryano (Kanan) Secara Simbolis Melakukan Kick Off Ceremony Roll Out Virtual ATM BTN. Foto: dok BTN

Bisnis Pengembangan Virtual ATM Makin Perluas

Ade Hapsari Lestarini • 29 Maret 2022 14:35
Jakarta: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) dan PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) memperluas jangkauan nasabah BTN dalam bertransaksi melalui platform Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Kedua belah pihak melakukan kick off ceremony roll out virtual ATM sebagai bagian dari milestone untuk memperluas jangkauan nasabah BTN serta menghadirkan kenyamanan dalam bertransaksi melalui platform ATM.
 
Keduanya juga menyepakati timeline implementasi roll out yang akan dilakukan bersama kedua belah pihak. Konsep mengenai virtual ATM ini diperkenalkan oleh Jalin sebagai salah satu digital roadmap untuk mendukung anggota perbankan utamanya Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dalam menghadirkan pengelolaan jaringan ATM yang lebih terkoneksi secara luas, efisien, serta memberikan kenyamanan dalam bertransaksi kepada masyarakat.
 
Direktur Utama Jalin Boyke Yurista mengungkapkan virtual ATM bukan sebagai terminologi menggantikan peran mesin yang sudah ada, namun menekankan pada solusi penggunaan teknologi ATM yang memungkinkan bank melayani nasabah dengan tetap mempertahankan user experience walaupun sedang berada di platform ATM bank yang berbeda.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Teknologi virtualisasi menu ATM ini juga tetap memberikan kesempatan berkompetisi yang sehat di antara member dengan memperkaya fitur melalui sharing platform di mesin-mesin ATM serta secara bertahap akan diimplementasikan di mesin CDM dan CRM," ujar Boyke, dikutip Selasa, 29 Maret 2022.
 
Menilik data dari Bank Indonesia (BI), hingga Februari 2022 peredaran uang kartal mencatatkan nilai mencapai Rp796,1 triliun. Nilai tersebut dikontribusikan atas aktivitas kebutuhan uang kartal masyarakat ketika momentum long weekend pada akhir bulan tersebut. Adanya kebutuhan masyarakat untuk menggunakan uang kartal yang masih bertumbuh secara positif, menjadikan layanan ATM masih perlu dikembangkan lebih jauh.
 
"Kebutuhan masyarakat saat ini terhadap penggunaan uang kartal masih tinggi, hal ini menjadi acuan kami untuk mengembangkan sistem dan layanan ATM BTN yang akan menerapkan teknologi terbaru dan standar keamanan terkini nantinya, sehingga mengakomodir kebutuhan masyarakat yang ingin bertransaksi baik secara tunai dan nontunai," ungkap Boyke.
 
Direktur IT dan Digital BTN Andi Nirwoto menambahkan, personalisasi tampilan sesuai standar BTN akan membuat nasabah perseroan semakin mudah menggunakan ATM yang dikelola oleh Jalin. "Kami memastikan tampilan layar yang familiar dan ringkas sehingga nasabah dapat dengan mudah menggunakan ATM yang dikelola oleh Jalin," jelas Andi.
 
Adanya kolaborasi ini, lanjut Andi, juga sejalan dengan upaya perseroan mengembangkan layanan dalam ekosistem digital BTN. Hingga kini, BTN tercatat telah memiliki layanan mobile banking, internet banking, hingga aplikasi smart residence.
 
BTN merupakan anggota pengguna pertama dari modul virtual ATM yang ditawarkan oleh Jalin kepada seluruh member. Layanan pengelolaan end-to-end yang diberikan oleh perseroan tentunya akan memberikan nilai efisiensi proses agar anggota dapat fokus mengembangkan layanan di sektor bisnis lain yang berdampak pada kemudahan transaksi kepada nasabah.
 
"Kick off ini diharapkan menjadi penanda serta komitmen bagi kedua belah pihak dalam rangka mewujudkan langkah besar kami untuk menjadikan Jalin sebagai The National Digital Highway yang menghubungkan masyarakat luas dengan ekosistem finansial maupun nonfinansial," tutup Boyke.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif