Ilustrasi saham IPO. Foto : Medcom/Angga.
Ilustrasi saham IPO. Foto : Medcom/Angga.

RS Keluarga Wilmar Listing, Sahamnya Melesat 25%

Ekonomi Emiten Saham BEI ipo wilmar group
Annisa ayu artanti • 20 April 2022 09:43
Jakarta: PT Murni Sadar Tbk pada hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode perdagangan saham MTMH.
 
Perusahaan penyedia layanan kesehatan dengan fokus pada bidang onkologi dan kardiovaskuler serta pusat pendidikan kesehatan ini melepas 254.022.800 saham baru atau setara dengan 12,28 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan setelah IPO. Saham baru tersebut ditawarkan pada harga Rp1.280 per saham sehingga total dana IPO yang terkumpul adalah Rp325,15 miliar.
 
Berdasarkan pantauan Medcom.id, saat perdana listing, saham MTMH naik 25 persen atau 320 poin menjadi Rp1.600 per saham. Saham MTMH ditransaksikan sebanyak 45 kali dengan volume 465,3 ribu saham sehingga memperoleh dana segar sementara Rp744,48 juta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seluruh dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya IPO akan digunakan oleh perseroan untuk belanja modal dalam rangka ekspansi usaha dan kebutuhan modal kerja," kata Presiden Direktur MTMH Mutiara.
 
Selain itu, perseroan juga akan memberikan pinjaman kepada perusahaan anak, yakni PT Murni Sadar Kasih Abadi (MSKA), untuk pelunasan pokok pinjaman, belanja modal dalam rangka ekspansi, dan kebutuhan modal kerja MSKA.
 
Belanja modal yang akan dilakukan oleh perseroan dan MSKA meliputi renovasi bangunan serta pembelian peralatan dan perlengkapan medis untuk Rumah Sakit Murni Teguh Bandung, pembangunan lanjutan atas Rumah Sakit Murni Teguh Tuban Bali, dan pembangunan rumah sakit baru yaitu Rumah Sakit Murni Teguh Pematangsiantar.
 
Ia menjelaskan, terlepas dari kondisi global maupun dalam negeri yang masih belum stabil sebagai akibat adanya pandemi covid-19, proses penawaran umum secara keseluruhan telah berjalan dengan lancar. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap IPO perseroan juga menunjukkan kepercayaan dan harapan masyarakat yang tinggi terhadap pasar modal di Indonesia dan perseroan.
 
"Keyakinannya terhadap usaha industri kesehatan yang dalam hal ini rumah sakit dapat maju dan berkembang seiring dengan meningkatnya kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pelayanan kesehatan dalam negeri," ucapnya.
 
Seperti diketahui, pada masa penawaran umum pada tanggal 13-18 April 2022, terjadi oversubscribed lebih dari 90x dari total penawaran porsi pooling. Menurutnya, tingginya animo masyarakat terhadap penawaran umum perseroan diperkirakan karena pertumbuhan usaha yang tinggi di masa mendatang sebagai salah satu perusahaan yang bergerak pada sektor kesehatan dan potensi tumbuhnya kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan dalam negeri.
 
Dalam pelaksanaan IPO, perseroan telah menunjuk Penjamin Pelaksana Emisi Efek yaitu PT Ciptadana Sekuritas Asia dan PT BCA Sekuritas, yang juga sebagai Penjamin Emisi Efek.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif