Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Dokumen Kemenko Perekonomian.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto: Dokumen Kemenko Perekonomian.

Rekening Massal untuk 200 Juta WNI Disiapkan, Ada Saldo Rp50 Ribu

Annisa ayu artanti • 11 September 2026 21:46
Ringkasnya gini..
  • Pemerintah menyiapkan rekening massal untuk sekitar 200 juta WNI dengan saldo awal Rp50 ribu.
  • Setiap rekening baru mendapat Rp50 ribu dari APBN yang bisa langsung ditarik pemiliknya.
  • BRI dan BSI disiapkan untuk memfasilitasi rekening massal yang menyasar WNI usia 17 tahun ke atas.
Jakarta: Bayangkan membuka rekening bank dan langsung mendapat saldo Rp50 ribu. Skema tersebut tengah disiapkan pemerintah untuk program pembukaan rekening secara massal yang menyasar sekitar 200 juta Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas.

Tak sekadar membuka rekening, pemerintah juga akan memberikan saldo awal yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut diklaim nantinya bisa langsung ditarik oleh pemilik rekening.

Program ini akan melibatkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) sebagai bank yang memfasilitasi pembukaan rekening.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan rekening tersebut nantinya dapat digunakan untuk mengonsolidasikan berbagai program pemerintah.

"Jadi kalau rekening ini kan untuk berbagai program pemerintah, jadi nanti dikonsolidasi di BRI maupun di BSI. Nanti yang punya multiple account juga nanti kita akan lihat," ujar Airlangga dalam tayangan Headline News Metro TV, dikutip Jumat, 11 September 2026.
 

Saldo Rp50 Ribu Bisa Langsung Ditarik

Saldo awal menjadi salah satu bagian menarik dari skema rekening massal ini. Setiap rekening yang dibuka akan mendapatkan Rp50 ribu dari APBN.

Dana tersebut bukan saldo yang harus dibiarkan tersimpan. Pemilik rekening nantinya dapat langsung menarik uang tersebut.

Di sisi lain, rekening yang dibuka tidak hanya ditujukan sebagai tempat menyimpan uang. Pemerintah ingin menjadikannya sebagai bagian dari sistem untuk menyalurkan dan mengonsolidasikan berbagai program pemerintah.

Sasar Sekitar 200 Juta WNI

Skala program ini cukup besar. Pemerintah memperkirakan sekitar 200 juta penduduk akan menjadi sasaran pembukaan rekening.

BRI dan BSI disiapkan untuk mendukung proses tersebut. Pemerintah juga akan melihat masyarakat yang sudah memiliki lebih dari satu rekening atau multiple account agar skema rekening massal ini dapat berjalan lebih terintegrasi.

Meski demikian, peluncuran rekening massal ini belum dilakukan sekaligus. Pemerintah masih mempersiapkan mekanisme pelaksanaannya dan akan menjalankannya secara bertahap.

Koordinasi juga dilakukan bersama Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menyiapkan pelaksanaan program tersebut.


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan