Ilustrasi. Foto: grafis Medcom.id.
Ilustrasi. Foto: grafis Medcom.id.

APLN Cetak Pendapatan Usaha Rp4,26 Triliun di 2021

Ade Hapsari Lestarini • 06 April 2022 10:40
Jakarta: PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp4,26 triliun pada 2021. Adapun sumber utama pendapatan perseroan dikontribusikan dari penjualan properti yang tumbuh positif pada tahun lalu.
 
"Perseroan juga mencatatkan perolehan laba kotor sebesar Rp1,42 triliun dengan margin laba kotor 33,6 persen," ujar Corporate Secretary APLN Justini Omas dalam keterangan resminya, Rabu, 6 April 2022.
 
Kondisi ini sejalan dengan bisnis perhotelan dan pusat perbelanjaan yang mulai bangkit di tengah tantangan pandemi covid-19 sejak dua tahun belakangan. Tercatat, sampai 31 Desember 2021, perseroan membukukan pengakuan penjualan sebesar Rp3,11 triliun dan pendapatan berulang (recurring income) senilai Rp1,14 triliun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami bersyukur dapat melewati berbagai tantangan, khususnya pandemi covid-19 yang terjadi sejak 2020 dan sepanjang 2021. Penjualan properti dari berbagai proyek APLN di sejumlah kota menjadi salah satu katalis utama pendapatan perseroan pada tahun lalu. Bisnis perhotelan sebagai salah satu sumber pendapatan berulang perseroan juga terus menunjukkan kinerja yang positif," tambah Justini Omas.
 
Dia menjelaskan, pada bisnis perhotelan, selama 2021 perseroan telah mengoperasikan sembilan hotel yang berada di Jakarta, Bogor, Bandung, dan Bali.  Sejumlah hotel utama seperti hotel Pullman Vimala Ciawi, Bogor dan hotel Pullman Grand Central Bandung tingkat okupansinya terus meningkat. Bahkan dalam beberapa momentum tertentu, kamar di hotel Pullman Ciawi dan hotel Pullman Bandung terjual habis, mengingat masih adanya pembatasan jumlah kamar sebagai aturan pada masa pandemi.
 
Justini berharap berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam mengatasi pandemi covid-19 dapat berjalan dengan baik, sehingga semua aktivitas bisnis dapat kembali berjalan normal. Sinyal positif pemulihan ekonomi sepanjang 2022 juga sudah mulai terlihat. Pengunjung di pusat-pusat perbelanjaan yang dimiliki dan dikelola oleh APLN seperti Central Park, Senayan City, dan Emporium Pluit Mall semakin meningkat.
 
"Kami akan terus mendorong bisnis dari sektor pendapatan berulang seperti hotel dan pusat perbelanjaan ini agar terus tumbuh positif sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional di 2022 ini. Di sisi lain, APLN juga akan melakukan inisiatif baru untuk mengoptimalkan potensi bisnis properti yang kembali bangkit dan tetap disiplin serta efisien dalam mengelola operasional Perseroan," ujarnya. 
 
Selain itu, APLN juga mengambil inisiatif untuk menghadirkan produk-produk perumahan yang sesuai kebutuhan masyarakat di berbagai kota utama di Indonesia. Pada 2021, APLN telah menambah proyek properti baru yaitu kawasan hunian mewah Bukit Podomoro Jakarta di wilayah Jakarta Timur.
 
"Perseroan menjual hampir 2.000 unit rumah tapak, ruko, unit kantor, kios, dan apartemen pada tahun lalu. Meningkatnya daya beli konsumen membuat perseroan mampu mencatatkan marketing sales 2021 sebesar Rp2,7 triliun, lebih tinggi dari target yang ditetapkan senilai Rp2 triliun," pungkas Justini.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif