Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Ilustrasi. Foto: Antara/Sigid Kurniawan

WIKA Setor Dividen Rp457 Miliar

Ekonomi setoran dividen rupst wijaya karya
Suci Sedya Utami • 09 Juni 2020 10:57
Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menetapkan pembagian dividen atas kegiatan usaha 2019 sebesar Rp457 miliar atau Rp50.955 per lembar saham.
 
Sekretaris Perusahaan WIKA Mahendra Vijaya mengatakan laba yang didistribusikan ke pemilik entitas induk tersebut sebesar 20 persen dari total laba yang dicatatkan oleh perseroan sepanjang tahun lalu sebesar Rp2,62 triliun. Sementara itu, 80 persen dari laba bersih ditetapkan sebagai cadangan lainnya.
 
Capaian kinerja perusahaan pelat merah itu dipengaruhi oleh kuatnya komitmen dan strategi perseroan dalam menjalankan roda bisnis di tengah siklus politik lima tahunan, yakni pemilihan umum.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kondisi keuangan perseroan disebut terbilang baik. Posisi utang berbunga sebesar Rp15,08 triliun dan total ekuitas sebesar Rp19,22 triliun menghasilkan rasio gross gearing dan net gearing masing-masing hanya sebesar 0,78 kali dan 0,25 kali.
 
Hal itu menunjukkan keuangan WIKA cukup sehat dan masih memiliki ruang untuk berpartisipasi pada proyek-proyek infrastruktur yang menjadi program pemerintah.
 
Pada 2020, perseroan memproyeksikan target kontrak baru sebesar Rp65,5 triliun, naik 59,7 persen dibandingkan dengan realisasi 2019. Hingga April 2020, WIKA telah mencatatkan kontrak baru sebesar Rp2,82 triliun yang sebagian besarnya disumbangkan oleh sektor Industri dan disusul dengan Infrastruktur & Building dan didukung pula oleh sektor Energy dan Industrial Plant serta Property.
 
Sementara itu dari segi ownership, mayoritas dari kontrak baru tersebut berasal dari swasta, disusul dari pemerintah dan sebagian lagi merupakan buah dari sinergi BUMN.
 
"Dengan kontrak baru tersebut, WIKA telah memiliki order book (kontrak dihadapi) pada 2020 sebesar Rp80,68 triliun. Ini menjadi tanggung jawab kita untuk bisa menjawab kepercayaan yang diberikan oleh publik dengan strategi yang tepat," kata Mahendra dalam keterangan resmi, Selasa, 9 Juni 2020.
 
Sementara untuk laba bersih, perseroan menargetkan dapat memperoleh Rp2,92 triliun atau tumbuh 11,41 persen dibandingkan dengan realisasi 2019.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif