Direktur Utama BRI Sunarso. Foto: dok BRI.
Direktur Utama BRI Sunarso. Foto: dok BRI.

BRI One Culture Bakal Jadi Kunci Keberhasilan Holding BUMN UMi

Ekonomi BUMN Pegadaian bri Holding BUMN Permodalan Nasional Madani Holding BUMN Ultra Mikro
Annisa ayu artanti • 12 September 2021 08:32
Jakarta: Prinsip-prinsip corporate culture PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) atau BRI One Culture dinilai akan menjadi kunci keberhasilan BRI dalam integrasi holding BUMN Ultra Mikro (UMi) bersama PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM.
 
Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan, BRI akan menyelaraskan kultur di grup bisnis perseroan termasuk dengan hadirnya holding BUMN UMi.
 
"Dalam holding yang menjadi langkah strategis pemerintah untuk penguatan ekosistem usaha UMi itu, integrasi kultur bukan hal yang paling sulit. Justru integrasi operasional yang paling sulit. Kendati demikian, kultur bisa menjadi kunci dan landasan agar integrasi operasional menjadi lancar, efektif dan efisien," kata Sunarso dalam keterangan tertulis, Minggu, 12 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Terkait BRI One Culture dia menjelaskan, AKHLAK juga menjadi nilai dasar dan panduan perilaku. AKHLAK dalam konteks ini adalah nilai perusahaan yang diluncurkan oleh Kementerian BUMN dalam melayani negeri.
 
Dia mengatakan, saat ini seluruh BUMN wajib mengacu pada corporate values atau nilai perusahaan, AKHLAK. Kemudian, nilai perusahaan itu diterjemahkan disesuaikan dengan spesifikiasi industri masing-masing perseroan.
 
"Jadi apa kultur kita yang spesifik. Kita di sini semua orientasinya adalah customer-oriented. Karena yang kita produksi adalah jasa. Maka kemudian perilaku yang menonjol adalah layanan customer oriented, layanan yang beyond expectation nasabahnya," ujarnya.
 
Setelah mengadopsi BRI One Culture, lanjut Sunarso, BRI akan mengintegrasikan layanan bersama Pegadaian dan PNM. Integrasi ketiga entitas BUMN yang memiliki model bisnis berbeda ini akan saling memperkuat potensi usaha masing-masing, serta tidak menghilangkan model bisnis Pegadaian dan PNM yang khas.
 
"Kita juga bisa mengefisienkan karena kehadiran tiga institusi ini. Ada joint location, operation-nya lebih efisien, lebih digital dan lain-lain," ucapnya.
 
Dengan begitu, kata dia, target BRI untuk melayani masyarakat sebanyak mungkin dengan biaya operasional seminimal mungkin, juga risiko serendah mungkin akan semakin cepat terealisasi.
 
Oleh karena itu, dia memastikan seluruh man power BRI dari top manager hingga frontliner yaitu tenaga pemasar seperti mantri BRI, harus memahami transformasi dan sinergi tersebut dengan mengamalkan nilai-nilai BRI One Culture.
 
"Bahwa visi kita sekarang ini menjadi The Most Valuable tapi tidak hanya bank tapi juga banking group artinya kita melibatkan anak perusahaan ataupun subsidiary company. Kita ingin lebih tinggi lagi menjadi Champion of Financial Inclusion artinya menguasai market share, terutama di UMKM," pungkasnya.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif