Ilustrasi. FOTO: Freepik
Ilustrasi. FOTO: Freepik

Demi Kebaikan Nasabah Asuransi, Yuk Pahami Apa Itu Free Look Period

Angga Bratadharma • 12 Januari 2023 15:05
Jakarta: Perlunya memiliki asuransi jiwa dan kesehatan senantiasa digiatkan para pelaku asuransi demi menjaga ketahanan finansial keluarga Indonesia. Bagi sebagian masyarakat kesadaran ini meningkat sejak pandemi covid-19 dengan sebagian orang merasakan mahalnya biaya pengobatan dan kematian yang dapat terjadi dengan cepat.
 
Namun, Faculty Head of Sequis Training Academy of Excellence Samuji mengatakan, kesadaran perlunya berasuransi tidak serta merta dibarengi dengan pengetahuan yang memadai tentang polis asuransi sehingga saat mengajukan klaim berpotensi ditolak. Tentu ini dapat menyebabkan kekecewaan dan membuat nasabah menutup polis asuransinya.
 
"Salah satu hal yang sering kurang dipahami adalah soal free look period," kata Samuji, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 12 Januari 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Free look period adalah jangka waktu yang diberikan oleh perusahaan asuransi bagi nasabah (pemegang polis) untuk mempelajari isi polis. Apakah nasabah setuju dengan data, syarat, dan ketentuan yang ada pada polis dan akan melanjutkan atau membatalkan polis tersebut. Dalam bahasa Indonesia disebut masa mempelajari polis.
Baca: Cicilan KPR Bakal Naik, Suku Bunga Acuan BI Berpotensi Naik 25 Poin

Nasabah dapat membatalkan polis jika dirasa tidak setuju dengan syarat dan ketentuan yang tercantum dalam isi polis. Jika nasabah bermaksud membatalkan maka harus disertai dengan surat pernyataan pembatalan polis dan mengembalikan polis asli ke perusahaan asuransi.
 
Nantinya, perusahaan asuransi akan mengembalikan premi pertama yang dibayarkan oleh nasabah setelah dikurangi biaya administrasi (tidak terbatas pada biaya medis, biaya cetak buku polis, dan biaya lainnya jika ada).
 
Sebaliknya, bila nasabah setuju maka nasabah hanya wajib membayar premi tepat waktu agar perlindungan asuransi tetap berlaku. Jika nasabah tidak merespons secara tertulis hingga waktu free look period berakhir maka nasabah dianggap setuju dengan seluruh manfaat, pengecualian, serta syarat dan ketentuan dalam polis asuransi.
 
"Saat Anda mengajukan asuransi akan diminta mengisi formulir Surat Pengajuan Asuransi (SPA). Kemudian, SPA ini dianalisa melalui proses penilaian underwriting yang hasilnya dapat berbeda pada setiap nasabah. Jika dinyatakan lulus, perusahaan asuransi akan menerbitkan polis dan mengirimkannya pada nasabah," ucapnya.
 
"Dari masa penerbitan polis, nasabah akan diberikan periode waktu untuk mempelajari polis. Kemudian dari keputusan nasabah tersebut akan diketahui apakah nasabah akan melanjutkan tahapan untuk tetap mendapatkan perlindungan atau tidak," sebut Samuji.
 
Adapun free look period dapat berbeda pada setiap perusahaan asuransi, ada yang 14 hari hingga 21 hari. Informasi ini biasanya diberitahukan oleh tenaga pemasar dan tercantum juga dalam informasi tambahan yang disertakan dalam polis.
 
Nasabah disarankan memaksimalkan waktu ini untuk mempelajari pasal-pasal dalam perjanjian polis (klausul) dan data finansial, seperti jumlah premi, biaya dan Uang Pertanggungan (UP). Teliti juga informasi terkait data administrasi dari pemegang polis, tertanggung dan ahli waris.
 
"Seperti penulisan nama lengkap, tanggal lahir, nomor rekening, dan kelengkapan kontak nasabah. Bila penulisan tidak tepat, nasabah bisa mengajukan perubahan," tukasnya.
 
Samuji menilai mempelajari isi polis bisa jadi bukan sesuatu yang menarik. Apalagi, bagi nasabah yang sibuk. Namun, sebaiknya tetap dilakukan oleh pemegang polis karena bermanfaat jika suatu hari akan mengajukan klaim. Demikian juga perlu meneliti data administrasi agar data nasabah valid dan cocok saat proses pengajuan klaim.
 
"Jika saat mempelajari polis, ada yang dirasa sulit dipahami, nasabah dapat menghubungi agen asuransi atau customer care dari perusahaan asuransi untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut," pungkas Samuji.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id
 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif