IHSG. Foto: MI.
IHSG. Foto: MI.

Penangkapan Presiden Nicolas Maduro Berikan Tekanan Sementara di Pasar Keuangan

Arif Wicaksono • 05 Januari 2026 10:28
Jakarta: Head of Research and Chief Economist Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, mengatakan perkembangan geopolitik selama akhir pekan lalu, yaitu serangan AS ke Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro, kemungkinan akan memicu sentimen risk-off sementara di awal perdagangan minggu ini, yang dapat mendorong harga minyak, emas, dan dolar AS naik.
 
“Namun, menurut kami sentimen ini akan berumur pendek. Ada potensi tekanan lebih lanjut pada Rupiah, yang menurut kami akan mendorong BI untuk mempertahankan suku bunga kebijakan di 4,75% pada Rapat Dewan Gubernur pertama tahun 2026, yang akan diadakan pada tanggal 20–21 Januari,” tegas dia. 
 

Dampak langsung ketegangan ini terhadap Indonesia tidak terlalu besar, mengingat pangsa ekspor Indonesia ke Venezuela relatif kecil. Data terbaru menunjukkan bahwa ekspor Indonesia ke Venezuela pada 10M25 mencapai USD68,7 juta, hanya 0,03% dari total ekspor Indonesia selama periode tersebut.
 
Komoditas yang diekspor oleh Indonesia meliputi tekstil, produk kapas, karet alam, produk kayu, peralatan listrik, alas kaki, dan barang olahraga, sementara Indonesia mengimpor plastik dan beberapa bahan kimia tertentu dari Venezuela.

Hari ini pasar akan dibuka untuk hari perdagangan kedua tahun 2026, setelah hari perdagangan pertama, yang jatuh pada Jumat lalu (2 Januari 2026), ditutup di wilayah positif, dengan IHSG naik cukup tajam sebesar 1,2% menjadi 8.748,1, disertai dengan aliran modal asing yang cukup besar sebesar Rp1,1 triliun di pasar reguler.
 
Kenaikan harga minyak terjadi di tengah eskalasi geopolitik setelah Amerika Serikat melancarkan operasi militer di Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro untuk menghadapi dakwaan di New York.  Amerika Serikat melakukan operasi militer sekaligus menangkap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro bersama istrinya Cilia Flores di kediaman mereka di Caracas, Venezuela, Sabtu, 3 Januari 2025.
 
Menyusul penangkapan Maduro, presiden AS, Donald Trump menyatakan bahwa Washington akan mengambil peran utama dalam menjalankan Venezuela untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, hingga terjadi transisi kekuasaan secara formal.
 
Meski demikian, respons pasar global relatif terbatas. Konflik dinilai belum meluas dan belum memicu intervensi lanjutan, sehingga pelaku pasar belum sepenuhnya memasukkan faktor risiko geopolitik ke dalam harga aset.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan