Ilustrasi perjanjian pinjaman korporasi - - Foto: Medcom
Ilustrasi perjanjian pinjaman korporasi - - Foto: Medcom

PGN Teken Pinjaman USD155,22 Juta dengan Saka Energi

Ekonomi surat utang Perusahaan Gas Negara (PGN) saka energi indonesia
Annisa ayu artanti • 08 Januari 2021 14:00
Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menandatangani amendemen keempat atas perjanjian pinjaman dengan anak usaha perseroan yaitu PT Saka Energi Indonesia. Pinjaman tersebut senilai USD155,22 juta.
 
Corporate Secretary PGN Rachmat Hutama menjelaskan penandatanganan perjanjian ini sekaligus memperpanjang jangka waktu pinjaman dari sebelumnya 6 Februari 2015 menjadi 6 Januari 2022.
 
"Penandatanganan amandemen keempat atas perjanjian pinjaman dari pemegang saham antara Perseroan dengan PT Saka Energi Indonesia 6 Februari 2015, yang memperpanjang jangka waktu sampai dengan 6 Januari 2022," kata Rachmat dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, 8 Januari 2021.
 
Ia menambahkan sekitar 50 persen dari nilai transaksi akan dilunasi paling lambat 6 Januari 2021. Sisanya akan dibayar lunas paling lambat 6 Januari 2022.
 
PT Saka Energi Indonesia merupakan anak perusahaan perseroan dengan kepemilikan saham oleh perseroan sebesar lebih dari 99 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada kuartal III-2020, emiten berkode PGAS tersebut mencatatkan laba bersih sebesar USD53,3 juta laba operasional USD315,49 juta dan EBITDA sebesar USD601,91 juta. Sementara untuk pendapatan, subholding gas PT Pertamina (Persero) mencatatkan sebesar USD2,15 miliar. Pendapatan tersebut sebagian besar berasal dari kinerja operasional dan penjualan gas.
 
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif