Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Pemulihan Ekonomi Nasional Dongkrak Nilai Aset Saratoga Menjadi Rp56,3 Triliun

Ade Hapsari Lestarini • 15 Maret 2022 15:53
Jakarta: PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) perusahaan investasi aktif di Indonesia, mencatatkan Net Asset Value (NAV) tertinggi sepanjang sejarah perseroan yaitu sebesar Rp56,3 triliun, terutama didukung oleh peningkatan nilai pasar portofolio yang belum direalisasikan. Nilai tersebut meningkat 78 persen daripada NAV Saratoga di 2020 senilai Rp31,7 triliun.
 
Presiden Direktur Saratoga Michael William P. Soeryadjaya mengatakan, kemampuan perusahaan portofolio investasi Saratoga dalam mengoptimalkan peluang selama fase pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi covid-19 di 2021. Sehingga menjadi kunci kinerja cemerlang perseroan.
 
Dengan didukung fundamental yang kokoh dan sektor bisnis yang strategis, mayoritas harga saham portofolio Saratoga mengalami kenaikan yang tinggi di tahun lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Salah satu sumber pertumbuhan NAV Saratoga pada tahun lalu adalah lonjakan harga saham di hampir semua portofolio investasi kami terutama PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX)," kata Michael dalam keterangan resminya, Selasa, 15 Maret 2022.
 
Michael menjelaskan, kenaikan harga saham itu sejalan dengan kinerja keuangan yang juga semakin solid. Hal ini terbukti dari kontribusi perusahaan-perusahaan tersebut terhadap pendapatan dividen Saratoga yang mencapai Rp1,65 triliun selama 2021, atau tumbuh 120 persen daripada 2020 sebesar Rp750 miliar.
 
"Kami mengapresiasi langkah strategis dan taktis yang telah dilakukan sehingga mereka berhasil mengoptimalkan momentum pertumbuhan ekonomi yang terus membaik sejak tahun lalu. Ke depan, Saratoga akan terus terlibat aktif dalam proses pertumbuhan dan penguatan fundamental bisnis di setiap perusahaan investasi," jelas Michael.

Investasi startup

Sesuai dengan komitmen Saratoga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, perseroan juga terus mencari dan mengoptimalkan peluang melalui investasi baru. Selama 2021, sejumlah langkah penting telah dilakukan perseroan dengan melakukan investasi baru di tiga perusahaan startup, yaitu Xurya Daya Indonesia (Xurya), SIRCLO dan Fuse, juga investasi di perusahaan media digital dan periklanan yakni City Vision.
 
Selain itu, Saratoga juga menambah kepemilikan sahamnya hingga akhir Desember 2021 dibandingkan Desember 2020, di PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) dari 52,21 persen menjadi 56,69 persen dan PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) dari 8,39 persen menjadi 9,31 persen.
 
Direktur Investasi Saratoga Devin Wirawan menjelaskan, investasi baru yang dilakukan baik di perusahaan startup maupun media digital merupakan strategi perseroan untuk terlibat aktif dalam mengoptimalkan peluang di industri digital dan infrastruktur yang terus bertumbuh. Saratoga juga secara proaktif ikut membantu investasi baru tersebut dalam mengembangkan strategi dan mengeksekusi rencana bisnisnya secara terukur dan optimal.
 
"Selama 2021 total investasi Saratoga mencapai sekitar Rp1,32 triliun. Kami optimistis strategi investasi ini akan mampu menjaga kinerja perseroan dapat terus tumbuh positif dan menjaga kelangsungan bisnis dalam jangka panjang," jelasnya.
 
Devin juga menyampaikan, di tengah situasi ekonomi yang sangat dinamis di 2021, Saratoga menjaga efisiensi operasional dan kemampuan neraca yang kuat. "Rasio biaya operasional terhadap NAV sebesar 0,3 persen, sementara rasio pinjaman sekitar 5,8 persen. Kami terus berusaha untuk menjaga ruang efisiensi biaya operasional dan biaya pinjaman," imbuh Devin.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif