Ilustrasi proyek infrastruktur. Foto : MI.
Ilustrasi proyek infrastruktur. Foto : MI.

Januari-Maret 2022, Sektor Energi Dominasi Kontrak Baru Adhi Karya

Arif Wicaksono • 08 April 2022 10:10
Jakarta: PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membidik kontrak baru pada tahun 2022 sebanyak Rp15 hingga 28 triliun. Sampai dengan maret raihan kontrak baru sudah sebesar Rp3,9 triliun.
 
"Kontrak Maret 2022 sebesar Rp3,9 triliun yang dikombinasikan dari 85 persen sektor energi, 10 persen di sektor properti," jelas Direktur Human Capital dan Sistem ADHI Agus Karianto dalam konferensi pers, dikutip Jumat, 8 April 2022.
 
Dia menambahkan kontrak baru diraih untuk pembangunan jalan sebesar 29 persen, pembangunan gedung 30 persen, lalu infrastruktur lainnya 40 persen. Komposisi pendanaan dari pelanggan swasta sebesar 61 persen, pemerintah 30 persen, dan sisanya dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Ada pergeseran kontrak sebesar Rp9 triliun dari 2021 sehingga ada kenaikan 15-20 persen untuk kontrak baru di 2022," jelas dia.
 
Adhi karya juga melakukan Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) dengan cara menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 7,12 miliar lembar Saham Seri B dengan nilai nominal Rp100 per saham melalui mekanisme Penawaran Umum Terbatas.
 
Penambahan modal ini akan digunakan sebagai alokasi penggunaan dana untuk memperbaiki struktur permodalan perseroan, serta sebagai bentuk peningkatkan kapasitas dan pengembangan usaha Perseroan melalui proyek investasi di bidang infrastruktur.
 
Selanjutnya, hal ini juga untuk mendukung percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), sehingga dapat menjadi memberikan dampak berantai yang luas dari pembangunan (multiplier effect).
 
"Dana rights issue yang didapatkan perseroan sebesar Rp1,898 triliun akan dibarengi dengan setoran Penanaman Modal Negara (PMN) sehingga kepemilikan saham pemerintah tetap 51 persen," ujar dia.
 
Adhi Karya juga menyatakan dana RI untuk penyertaan modal di antaranya, pada proyek Jalan Tol Solo-Jogja Kulonprogo sebesar Rp1 triliun serta Jalan tol Jogja-Bawen sebesar Rp390 miliar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan