Melansir Antara, Selasa, 14 Juli 2026, pada pembukaan perdagangan Selasa pagi, IHSG naik 19,92 poin atau 0,33 persen ke level 6.057,76. Sementara itu, indeks saham unggulan LQ45 juga menguat 0,74 poin atau 0,12 persen ke posisi 603,11.
IHSG didorong sentimen positif dari peringkat kredit Indonesia
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup menguat 1,92 persen didorong respons positif terhadap keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat kredit Indonesia di BBB/A-2 dengan outlook Stable.| Baca juga: Pembukaan Pagi Awal Pekan, IHSG Naik Pada Level 5925 |
Sentimen ini meredakan kekhawatiran downgrade dan mendorong penguatan saham perbankan serta komoditas, meski rupiah masih melemah ke Rp18.109 per USD.
Investor menanti data inflasi Amerika Serikat
Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas menyatakan pasar hari ini akan mencermati rilis inflasi AS Juni, dengan inflasi utama diperkirakan melandai ke 3,9 persen YoY dari 4,2 persen, sementara Core CPI diproyeksikan tetap 2,9 persen YoY."Data di atas ekspektasi berpotensi memperkuat narasi higher for longer dan menekan rupiah, sementara inflasi yang lebih rendah dapat mendukung sentimen risk-on," jelasnya dalam riset harian.
Secara teknikal, menurut tim riset, keberhasilan IHSG menembus 6.000 memperkuat momentum rebound dengan peluang menguji resistance 6.080–6.120.
"Selama bertahan di atas support 5.920, tren penguatan jangka pendek masih terjaga," sebutnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda