PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menegaskan komitmennya dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal bagi produk farmasi.
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menegaskan komitmennya dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal bagi produk farmasi.

PYFA Percepat Sertifikasi Halal Ethica Farma untuk Produk Injeksi dan Steril

Arif Wicaksono • 25 Februari 2026 04:04
Jakarta: PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menegaskan komitmennya dalam memenuhi kewajiban sertifikasi halal bagi produk farmasi. Perseroan memastikan anak usahanya, PT Ethica Industri Farmasi (Ethica Farma), telah merampungkan proses sertifikasi halal untuk lini produk injeksi dan obat steril.
 
Langkah ini diambil sebagai respons atas ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 serta arahan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yang mewajibkan penggunaan Label Halal Indonesia terbaru mulai 17 Oktober 2026. Alih-alih menunggu tenggat waktu, manajemen PYFA memilih bergerak lebih cepat guna memastikan kepatuhan sekaligus menjaga kepercayaan publik.
 
Direktur PYFA, Antes Eko Prasetyo, menegaskan kepastian halal menjadi faktor penting bagi pasien di Indonesia. Menurutnya, percepatan sertifikasi ini bukan sekadar memenuhi aturan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam memperkuat daya saing industri farmasi nasional di tingkat global.

"Kami menyadari bahwa kepastian halal adalah aspek krusial bagi pasien di Indonesia. Dukungan kami terhadap kampanye halal ini bukan sekadar pemenuhan regulasi, melainkan bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan untuk meningkatkan daya saing industri farmasi nasional dan global. Kami berharap produk Ethica dapat diterima lebih luas dan memberikan ketenangan batin bagi pasien,” kata dia. 
 
Produk yang telah tersertifikasi meliputi berbagai sediaan injeksi yang digunakan di fasilitas layanan kesehatan. Seluruhnya diproduksi di pabrik Ethica Farma yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Perusahaan juga mulai menerapkan Logo Halal Indonesia berwarna ungu (Gunungan) pada kemasan produk, sesuai Keputusan Kepala BPJPH Nomor 145 Tahun 2022.
 
Komitmen terhadap standar halal ini tidak hanya berlaku di dalam negeri. Selain Pyridam Farma, Holi Pharma, dan Ethica Farma, entitas PYFA di luar negeri juga mengantongi sertifikasi serupa. Probiotec, perusahaan manufaktur farmasi yang berbasis di Australia dan kini menjadi bagian dari grup PYFA, telah lebih dulu memiliki sertifikasi halal.
 
Dengan integrasi standar halal di berbagai fasilitas produksi baik di Cikarang maupun Australia PYFA berupaya memastikan kualitas dan kepatuhan produknya terjaga secara menyeluruh. Perseroan optimistis, langkah ini akan memperkuat posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dan institusi kesehatan dalam membangun ekosistem layanan kesehatan yang halal, aman, serta berstandar internasional.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan