Elnusa. Foto: Elnusa.
Elnusa. Foto: Elnusa.

Laba Elnusa Tumbuh Tipis di 2025, Pendapatan Tembus Rp14,49 Triliun

Arif Wicaksono • 05 Maret 2026 12:18
Ringkasnya gini..
  • Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit, pendapatan Elnusa meningkat dari Rp13,39 triliun pada 2024 menjadi Rp14,49 triliun pada 2025.
  • Berdasarkan laporan keuangan perseroan, segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi menyumbang pendapatan sekitar Rp8,68 triliun atau hampir 60 persen dari total pendapatan perusahaan.
Jakarta: PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatatkan kinerja keuangan yang tetap solid sepanjang 2025 di tengah dinamika industri energi. 
 
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit, pendapatan Elnusa meningkat dari Rp13,39 triliun pada 2024 menjadi Rp14,49 triliun pada 2025.
 
Berdasarkan laporan keuangan perseroan, segmen penjualan barang serta jasa distribusi dan logistik energi menyumbang pendapatan sekitar Rp8,68 triliun atau hampir 60 persen dari total pendapatan perusahaan.
 
Baca juga: Elnusa Realisasikan Belanja Modal Rp200 Miliar Tambah Mobil Tangki

Bisnis ini mencakup berbagai layanan seperti penyimpanan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM), perdagangan produk migas, hingga kegiatan pemasaran energi.

Kontributor kedua berasal dari segmen jasa hulu minyak dan gas (migas) terintegrasi. Pada 2025, lini usaha ini menghasilkan pendapatan sekitar Rp4,14 triliun atau sekitar 28 persen dari total pendapatan perusahaan.
 
Layanan yang diberikan mencakup jasa survei seismik, layanan geofisika, hingga berbagai layanan oilfield services yang mendukung kegiatan eksplorasi dan produksi migas.
 
Sementara itu, segmen jasa penunjang migas memberikan kontribusi sekitar Rp1,67 triliun atau sekitar 11 persen terhadap total pendapatan.
 
Segmen ini meliputi berbagai layanan pendukung industri migas seperti perdagangan pipa OCTG, jasa threading untuk pemboran, pengelolaan data migas, hingga layanan telekomunikasi berbasis satelit dan penyewaan kapal.
 
Selain ditopang oleh diversifikasi bisnis, sebagian besar pendapatan Elnusa juga berasal dari kerja sama dengan perusahaan dalam ekosistem Pertamina.
 
Beberapa pelanggan utama perseroan antara lain PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina EP, serta PT Pertamina Hulu Indonesia yang secara kolektif menyumbang lebih dari separuh total pendapatan perusahaan.
 
Dominasi segmen distribusi energi menunjukkan Elnusa tidak hanya berperan di sektor jasa hulu migas, tetapi juga memiliki posisi penting dalam rantai pasok energi nasional, terutama dalam mendukung kegiatan distribusi bahan bakar di dalam negeri.
 
Kenaikan pendapatan tersebut turut mendorong pertumbuhan laba, meski tidak terlalu signifikan.  Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp718,41 miliar pada 2025, sedikit meningkat dibandingkan laba Rp713,67 miliar pada tahun sebelumnya.
 
Jika dilihat dari sisi profitabilitas, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp718,40 miliar.
 
Angka ini juga meningkat dibandingkan capaian 2024 yang sebesar Rp713,67 miliar. Dari sisi operasional, Elnusa mencatat laba bruto sebesar Rp1,44 triliun pada 2025, naik dari Rp1,32 triliun pada tahun sebelumnya. Kinerja ini mencerminkan kontribusi bisnis utama perseroan, terutama dari jasa distribusi dan logistik energi serta layanan hulu minyak dan gas yang terintegrasi.

Ekuitas menguat

Selain kinerja laba, struktur keuangan perusahaan juga menunjukkan penguatan. Hingga akhir 2025, total ekuitas Elnusa tercatat sebesar Rp5,31 triliun, meningkat dibandingkan posisi akhir 2024 yang sebesar Rp4,90 triliun.
 
Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp10,96 triliun per 31 Desember 2025, naik dari Rp10,63 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
 
Di sisi lain, total liabilitas perusahaan tercatat sebesar Rp5,64 triliun. Sebagian besar kewajiban tersebut berasal dari liabilitas jangka pendek yang mencapai Rp5,26 triliun.
 
Arus kas operasional Elnusa juga tetap kuat. Sepanjang 2025, perseroan membukukan kas bersih dari aktivitas operasi sebesar Rp1,69 triliun, mencerminkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan kas dari kegiatan bisnis utamanya.
 
Dengan kinerja tersebut, Elnusa tetap menunjukkan ketahanan bisnis di tengah volatilitas industri energi global serta terus memperkuat perannya sebagai penyedia layanan energi terintegrasi di Indonesia. 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan