Ilustrasi kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) - - Foto: AFP/ Berry
Ilustrasi kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) - - Foto: AFP/ Berry

Masih Ada 28 Perusahaan yang Antre IPO di BEI

Nia Deviyana • 02 November 2021 18:04
Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan hingga 1 November terdapat 28 perusahaan yang mengantre untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) atau pencatatan saham perdananya di pasar modal.
 
"Di pipeline saham Bursa Efek Indonesia (BEI) saat ini terdapat 28 perusahaan yang akan mencatatkan sahamnya dengan perkiraan dana yang direncanakan sebesar Rp31,27 triliun," ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna kepada wartawan, dikutip Selasa, 2 November 2021.
 
Adapun klasifikasi 28 perusahaan yang berada dalam pipeline tersebut apabila merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 terdiri dari tiga perusahaan aset skala kecil (di bawah Rp50 miliar), sembilan perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp50 miliar sampai dengan Rp250 miliar, dan 16 perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp250 miliar).
 
Sementara jika dirinci dari sektornya terdiri dari dua perusahaan dari sektor basic materials, dua perusahaan dari sektor industrials, satu perusahaan dari sektor transportasi dan logistik, lima perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, dan delapan perusahaan dari sektor consumer cyclicals.
 
Kemudian dua perusahaan dari sektor teknologi, tiga perusahaan dari sektor energi, satu perusahaan dari sektor keuangan, satu perusahaan dari sektor properti dan real estat, serta tiga perusahaan dari sektor infrastruktur.
 
Nyoman menjelaskan, dari 28 perusahaan tersebut sebagian besar menggunakan laporan keuangan 2021 sehingga saat ini masih dalam proses evaluasi terkait kesiapan dari lembaga dan profesi penunjangnya. 
 
"Tentunya kami mengharapkan semuanya bisa tercatat pada tahun ini. Adanya momentum dan antusiasme para pelaku usaha untuk melakukan penggalangan di pasar modal diharapkan dapat mendukung pencapaian tahun ini melebihi pencapaian pada tahun lalu," tuturnya.
 
Nyoman menjabarkan sampai dengan 1 November 2021 terdapat 40 perusahaan yang mencatatkan saham di BEI dengan dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp32,27 triliun. Adapun BOBA merupakan perusahaan tercatat ke-40 yang mencatatkan sahamnya di bursa.
 
"Dapat kami sampaikan pula bahwa selain adanya 28 perusahaan dalam pipeline saham BEI, sepanjang kuartal dua 2021 pencatatan saham baru di BEI masih unggul dibandingkan bursa-bursa di ASEAN. Hal ini menunjukkan animo perusahaan dan pasar yang baik dalam kondisi yang dinamis seperti sekarang ini," terang dia.
 
Menurut Nyoman, hal positif tersebut tak lepas dari dukungan kebijakan pemerintah dan regulator pasar modal dalam menciptakan iklim investasi yang baik serta optimisme pasar atas pemulihan ekonomi pascapandemi covid-19. 
 
"Kondisi tersebut menjadi pendukung pencapaian kami di tahun ini," pungkasnya.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif