Foto: Grafis Medcom.id
Foto: Grafis Medcom.id

Cek 3 Saham Menarik untuk Investasi Jangka Panjang

Ekonomi Saham tips keuangan tips berinvestasi
Antara • 13 Oktober 2020 10:23
Jakarta: Seseorang terkadang bingung ketika memiliki uang lebih untuk diinvestasikan. Apalagi jika ingin berinvestasi di pasar saham, khususnya di masa pandemi covid-19.
 
Dalam riset MNC Sekuritas, disebut ada tiga saham menarik yang bisa dibidik untuk investasi jangka panjang, demikian dikutip dari Antara, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Berikut tiga saham menarik menurut tim Riset MNC Sekuritas:

1. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS).

Target harga saham PGAS yaitu Rp1.200 per saham dengan potensi kenaikan 22,45 persen. Prospek bisnis perseroan didukung oleh dominasi infrastruktur pipa gas yang dimiliki pascamerger dengan Pertagas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Perbaikan outlook perekonomian pada 2021, juga diharapkan dapat meningkatkan volume penjualan PGAS. PGAS juga dinilai memiliki valuasi yang murah dengan Price to Book Value (PBV) hanya 0,66x yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan nilai penurunan atau impairment dari aset pipa gas yang dimiliki saat ini.

2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).

Target harga Rp5.700 per saham dan potensi kenaikan 22,84 persen. BBNI dinilai memiliki prospek yang menarik seiring dengan lebih fokusnya bisnis perseroan untuk mengembangkan segmen korporasi dengan masuknya manajemen baru dari eks Bank Mandiri.
 
Sinergi bisnis tersebut diharapkan dapat lebih baik pada 2021 disertai dengan nilai valuasi yang masih murah yaitu di PBV hanya 0,79x, yang jauh lebih rendah dibandingkan industri perbankan di BUKU IV.

3. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).

Target harga Rp3.600 per saham dan potensi kenaikan 31,87 persen. Pertumbuhan konsumsi data masih menjadi motor pertumbuhan bisnis perseroan di tengah ketidakpastian karena covid-19. Adanya Work From Home (WFH) dan tingginya aktivitas online malah menopang pertumbuhan bisnis yang lebih baik.
 
Katalis positif lainnya juga berasal dari menurunnya tingkat persaingan dari perang tarif pada kuartal III dan kuartal IV-2020. Hal tersebut mendorong perbaikan sisi marjin bisnis perseroan.
 
TLKM diperdagangkan pada Price Earning (PE) di 12,31x, yang nilai tersebut jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata historis dalam tiga tahun terakhir.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif