Penjualan Semen. Foto : Medcom.id.
Penjualan Semen. Foto : Medcom.id.

Hingga Akhir Tahun, Permintaan Semen Turun

Ekonomi Ekonomi Indonesia indocement tunggal prakarsa
Annisa ayu artanti • 10 November 2020 18:41
Jakarta: Emiten semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk memprediksi permintaan semen akan terus menurun hingga akhir tahun.
 
Direktur Utama Indocement Tunggal Prakarsa Christian Kartawijaya menyebut pertumbuhan semen hingga akhir tahun berkisar minus sembilan persen hingga minus sepuluh persen.
 
"Konsumsi di tahun ini drop sembilan sampai sepuluh persen atau bahkan minus 11 persen dengan melihat data Oktober," katanya dalam public expose virtual, Selasa, 10 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menjelaskan beberapa faktor yang menjadi penghambat pertumbuhan semen di antaranya mulainya musim hujan maraknya demonstrasi menentang Undang-Undang Cipta Kerja, Pilkada, hingga pergeseran libur Lebaran di akhir tahun.
 
"Karena ada Pilkada di Desember dan pergeseran libur tahunan dan maraknya aksi demo ini membuat kami melihat jadi faktor lain," sebutnya.
 
Sementara untuk tahun depan pertumbuhan permintaan semen diperkirakan akan positif empat hingga lima persen. Adapun pendorong peningkatan di tahun depan adalah anggaran infrastruktur untuk 2021 telah dinaikan ke level sebelum covid. Kemudian, efek multiplier dari pembangunan infrastruktur akan mendorong pengembangan industri dan pabrik.
 
Sedangkan untuk harga semen diperkirakan akan bergerak datar atau flat. Kemunculan pesaing baru, Hongshi yang mulai mendistribusikan semen di Jawa Timur pada September 2020, tidak memberikan gejolak harga seiring dengan strategi multi merek yang diterapkan oleh pelaku pasar dalam negeri.
 
"Harga semen akan bergerak datar. memang Hongshi sudah mendistribusikan produknya. Gejolak harga semen yang berarti belum ada," tutupnya.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif