Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper mengatakan secara teknikal pergerakan saat ini berada di area overbought sehingga rentan mengalami koreksi dalam jangka pendek. IHSG akan diperdagangkan di level support 5.888-5.916 dan resistance 5.966-5.988.
"IHSG diprediksi melemah," katanya, dalam riset hariannya, Kamis, 10 Desember 2020.
Dennies menjelaskan investor masih fokus dan menanti perkembangan terkait distribusi vaksin covid-19 dan potensi peningkatan kasus covid-19 usai pemilu serentak di beberapa daerah di Indonesia. Sementara bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones negatif 0,35 persen, Nasdaq melemah 1,94 persen, dan S&P 500 terkontraksi 0,79 persen.
Pelemahan indeks negeri Paman Sam tersebut dipicu oleh sikap investor yang masih menanti keputusan dana stimulus dari Pemerintah Amerika Serikat yang tak kunjung juga mendapat kesepakatan di Senat. "Saat ini Demokrat dan Republikan masih terus membahas penambahan bantuan fiskal covid-19," jelas Dennies.
Di sisi lain, investor masih optimistis penanganan covid-19 dapat segera dilakukan setelah mendengar vaksin Pfizer pertama diberikan pada Inggris. Selain itu, investor juga terus mencermati diskusi Brexit yang masih belum mencapai kesepakatan dan saat ini Pemerintah Inggris dan Uni Eropa memberikan tenggat waktu pada Minggu, 13 Desember 2020.
"Sementara bursa saham Asia dibuka melemah investor terus memonitor perkembangan Brexit dan stimulus di Amerika Serikat," pungkas Dennies.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News