Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. MI/Immanuel Antonius
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja. MI/Immanuel Antonius

Bos BCA: Kredit Kendaraan Bermotor dan KPR Paling Terdampak Covid-19

Ekonomi bca kpr Kredit Kendaraan pandemi covid-19
Husen Miftahudin • 15 April 2021 20:00
Jakarta: Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Jahja Setiaatmadja mengakui pandemi covid-19 membuat kinerja bisnis perusahaan terdampak signifikan. Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang paling besar terkena dampaknya.
 
"Contoh konkret seperti KPR dan KKB, biasanya setiap bulan sebelum covid-19 itu kita bisa mendapatkan nasabah baru dan kredit baru itu sekitar Rp2,5 triliun per bulan. Namun pada saat covid-19, KKB kita hanya sekitar Rp90 miliar per bulan," ungkap Jahja dalam konferensi pers virtual, Kamis, 15 April 2021.
 
Meskipun demikian, sebutnya, KKB BCA berangsur membaik meskipun masih berkurang dari separuh dari kondisi normal. "Dari sekitar Rp90 miliar per bulan, naik jadi Rp200 miliar, naik lagi jadi Rp400 miliar," jelas dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, kondisi KPR BCA juga setali tiga uang meski raihannya masih lebih baik dari KKB. Adapun kredit baru dari segmen KPR BCA pada masa pandemi hanya sebanyak Rp800 miliar sampai Rp1 triliun per bulan, melorot drastis dari kondisi normal yang bisa meraih hingga Rp2,5 triliun per bulan.
 
"Mulai saat itu lah kita mencoba, kita ajak teman-teman dari KKB untuk bagaimana kita mengadakan event virtual. Mereka berhasil membuat event virtual dengan para dealer mobil, dan kita lihat (KKB) terjadi kenaikan Rp1,2 triliun sampai Rp1,4 triliun per bulan sesudah kita lakukan ini," tutur Jahja.
 
Demikian juga dengan segmen KPR, BCA melakukan kerja sama dengan 60 pengembang (developer). Sehingga akhirnya segmen KPR itu bisa naik menjadi Rp1,5 triliun hingga Rp1,6 triliun per bulan.
 
Bahkan pada Februari 2021 saat BCA mengadakan virtual expo, segmen KPR mampu meraup kredit baru sebanyak Rp14,8 triliun dalam satu bulan. Pada kurun waktu yang sama, segmen KKB juga menghasilkan kredit baru sebanyak Rp4,8 triliun.
 
"Ini menyadarkan kita bahwa kemampuan daya beli masyarakat sebenarnya ada, tinggal bagaimana mobilitas masyarakat ini bisa tergantikan dengan sarana virtual. Karena kita tahu selama covid-19 mobilitas berkurang, enggak bisa ke mal, toko, karena pada takut semua. Berkaca dari situ, maka kita minta UMKM juga mencoba mengupayakan platform virtual," beber dia.
 
Dengan alasan tersebut, BCA menggelar kegiatan virtual BCA UMKM Fest, festival, dan pameran offline to online yang diikuti ribuan pelaku UMKM Tanah Air dengan lebih dari 18 ribu produk unggulan. BCA UMKM Fest dilaksanakan mulai 16 April hingga 8 Mei 2021 di laman umkmfest.bca.co.id.
 
"Mulai Jumat 16 April hingga tiga minggu ke depan, kami menyediakan ruang berkarya end to end bagi pegiat UMKM melalui BCA UMKM Fest," pungkas Jahja.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif