IHSG tutup 60,9 poin atau 1,18 persen ke level 5.100 pada perdagangan Selasa, 15 September 2020. Volume perdagangan sebesar 13,9 miliar lembar saham dengan nilai Rp8 triliun. Frekuensi perdagangan sebesar 675 ribu. Sebanyak 133 saham naik dan 296 saham turun. Aksi jual bersih asing mencapai Rp1,1 triliun.
Tim riset Samuel Sekuritas Indonesia mengatakan pada perdagangan hari ini, pelaku pasar akan menunggu rilis data ekspor impor serta neraca perdagangan Indonesia di Agustus 2020. Konsensus Trading Economic memproyeksi impor masih tertekan 20,6 persen secara tahunan dan ekspor masih turun 5,8 persen secara tahunan.
Sedangkan menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) impor Agustus 2020 turun tajam 24,19 persen secara tahunan. Ekspor juga turun sebanyak 8,36 persen secara tahunan. Tim riset Samuel Sekuritas pun mengatakan IHSG masih rawan terkoreksi karena dibayang-bayangi aksi ambil untung.
Sedangkan Bloomberg melansir mata uang rupiah naik 35 poin ke level Rp14.845 per USD. Yahoo Finance mencatat mata uang rupiah naik 25 poin ke level Rp14.835 per USD. Bank Indonesia merekam mata uang rupiah naik dengan berada pada level Rp14.870 per USD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News