Gedung OJK. Foto: dok MI/Ramdani.
Gedung OJK. Foto: dok MI/Ramdani.

OJK Beri Pernyataan Efektif Penawaran Umum Terbatas ke Bukopin

Ekonomi Bank Bukopin
Antara • 30 Juni 2020 21:16
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan pernyataan efektif pelaksanaan Penawaran Umum Terbatas kelima (PUT V) PT Bank Bukopin Tbk. Ini dilakukan melalui penerbitan saham baru dengan memberikan penawaran Hak Memesan Efek Terbatas Terlebih Dahulu (HMETD) kepada pemegang saham.
 
"OJK mendukung aksi korporasi Bank Bukopin yang dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat dan nasabah pada khususnya terhadap pelayanan Bank Bukopin ke depan," kata Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik Anto Prabowo dalam keterangan tertulisnya, dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juni 2020.
 
Dalam prospektus PUT V Bank Bukopin dinyatakan bahwa kedua pemegang saham utama, yaitu PT Bosowa Corporindo dan KB Kookmin Bank Co. Ltd. (Kookmin) menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan seluruh haknya dalam PUT V.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam PUT tersebut, Kookmin bertindak sebagai pembeli siaga yang akan mengambil seluruh sisa saham yang tidak dilaksanakan haknya oleh pemegang saham lainnya. Hal itu sesuai dengan rencana Kookmin menjadi pemegang saham pengendali Bank Bukopin.
 
Penggunaan dana dari penawaran umum terbatas seluruhnya digunakan untuk modal kerja dalam rangka meningkatkan pertumbuhan kredit, sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Bukopin pada 24 Oktober 2019 lalu.
 
OJK juga menyambut baik penjelasan lanjutan Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kaitannya dengan pelaksanaan pengawasan bank yang sempat diberitakan oleh beberapa pihak yang tidak bertanggung jawab. Tentunya berita tersebut sudah tidak relevan dengan perkembangan saat ini.
 
OJK bekerja sama dengan pihak Bareskrim Polri untuk mengusut dan menindak orang yang bermaksud membuat keresahan di masyarakat.
 
OJK mengharapkan masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan penarikan di luar batas kewajaran, karena hal itu sangat berpengaruh terhadap kondisi bank dan mengabaikan ajakan untuk memindahkan dana karena berita yang menyesatkan.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif