Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.
Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar.

Sambut Bulan Ramadan, Kinerja Penjualan Eceran Maret Meroket

Ekonomi Bank Indonesia Penjualan Eceran Survei BI Pelonggaran PPKM Lebaran 2022 Ramadan 2022
Husen Miftahudin • 12 Mei 2022 13:23
Jakarta: Bank Indonesia (BI) mengindikasikan kinerja penjualan eceran pada Maret 2022 mengalami peningkatan signifikan secara bulanan. Indeks Penjualan Riil (IPR) pada bulan laporan tercatat 205,3 atau secara bulanan tumbuh 2,6 persen (mtm), lebih tinggi dari minus 4,5 persen (mtm) pada Februari 2022.
 
Dalam laporannya, bank sentral menyampaikan bahwa peningkatan kinerja penjualan eceran secara bulanan tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat sejalan dengan pelonggaran PPKM, kasus covid-19 yang melandai, serta dimulainya persiapan bulan Ramadan di sejumlah kota cakupan survei.
 
"Peningkatan terjadi pada sebagian besar kelompok, utamanya Kelompok Suku Cadang dan Aksesori 12,1 persen (mtm), Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya 7,4 persen (mtm), serta Subkelompok Sandang 4,5 persen (mtm)," ungkap Survei Penjualan Eceran (SPE) Maret 2022 yang dikutip Kamis, 12 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski demikian, kinerja pertumbuhan penjualan eceran melambat secara tahunan. Secara tahunan, penjualan eceran Maret 2022 tumbuh 9,3 persen (yoy), melambat dari 12,9 persen (yoy) pada bulan sebelumnya.
 
Sebagian besar kelompok mencatatkan perlambatan kinerja penjualan eceran pada periode tersebut. Perlambatan dicatat oleh Kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 48,5 persen (yoy); Makanan, Minuman, dan Tembakau 15,7 persen (yoy); dan Subkelompok Sandang 6,4 persen (yoy).
 
"Sedangkan penurunan penjualan terjadi pada Kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi yang negatif 18,0 persen (yoy)," urai BI.
 
Prakiraan penjualan eceran April 2022
 
Pada laporan yang sama, bank sentral memprakirakan kinerja penjualan eceran pada April 2022 meningkat secara bulanan dan terkontraksi secara tahunan. Indeks Penjualan April 2022 tercatat 219,3 atau secara bulanan tumbuh 6,8 persen (mtm), lebih tinggi dari 2,6 persen (mtm) pada Maret 2022.
 
Peningkatan terjadi pada sebagian kelompok, yaitu pada Kelompok Peralatan dan Komunikasi 5,1 persen (mtm); Makanan, Minuman, dan Tembakau 8,1 persen (mtm); serta Subkelompok Sandang 10,7 persen (mtm).
 
"Responden menginformasikan peningkatan didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri," terang Bank Indonesia.
 
Sementara secara tahunan, penjualan eceran April 2022 diprakirakan tercatat minus 0,5 persen (yoy), turun dari 9,3 persen (yoy) pada Maret 2022. Adapun kelompok yang tercatat menurun antara lain Kelompok Barang Lainnya minus 13,4 persen (yoy).
 
"Sedangkan kelompok yang tercatat melambat antara lain Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau 2,2 persen (yoy); Bahan Bakar Kendaraan Bermotor 43,2 persen (yoy); serta Suku Cadang dan Aksesori 1,8 persen (yoy)," tutup laporan BI tersebut.

 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif