Ketua DK OJK Wimboh Santoso (ketiga kiri) meresmikan BWM Babul Maghfirah Aceh. Foto: dok OJK.
Ketua DK OJK Wimboh Santoso (ketiga kiri) meresmikan BWM Babul Maghfirah Aceh. Foto: dok OJK.

Pacu Pemberdayaan Usaha Mikro, OJK Resmikan BWM Babul Maghfirah Aceh

Husen Miftahudin • 08 April 2022 18:49
Aceh Besar: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas keberadaan Bank Wakaf Mikro (BWM) di berbagai daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembiayaan usaha mikro di sekitar lingkungan pesantren.
 
"BWM merupakan upaya OJK yang tidak hanya berfokus pada kredit kepada nasabah besar atau korporasi, tetapi juga menyasar penyediaan akses keuangan bagi masyarakat kecil," ucap Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam peresmian BWM Babul Maghfirah Aceh, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 8 April 2022.
 
Sampai saat ini, sudah ada sebanyak 62 BWM berdiri dan tersebar di 20 provinsi di seluruh Indonesia. Kehadirannya telah dirasakan manfaatnya oleh 55 ribu nasabah dengan akumulasi penyaluran pembiayaan sebesar Rp89 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keberadaan BWM yang terus tumbuh dan berkembang akan dapat meningkatkan akses keuangan masyarakat sehingga akan mendorong kesejahteraan dan mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional," harapnya.
 
BWM Babul Maghfirah yang didirikan di Provinsi Aceh pada 2 Agustus 2019 ini telah menyalurkan Rp739,7 juta pembiayaan kumulatif kepada 437 nasabahnya yang digunakan untuk berbagai kegiatan usaha produktif.
 
Pada kesempatan tersebut, Wimboh juga menyaksikan penyerahan pembiayaan melawan rentenir (K/PMR) PT LKMS Mahirah Muamalah Syariah dan pembiayaan KUR Bank Syariah Indonesia.
 
"Bantuan ini diharapkan dapat membantu akselerasi kegiatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat kecil serta meningkatkan inklusi keuangan di Provinsi Aceh," tutur Wimboh.
 
Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia, dan Hubungan Kerjasama Iskandar Syukri menyampaikan apresiasi kepada OJK karena keberadaan BWM pertama di Aceh ini telah memberikan tambahan permodalan bagi masyarakat kecil, terutama yang belum bankable.
 
Menurutnya, BWM juga telah berperan dalam menambah pengetahuan masyarakat tentang keuangan syariah yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat bagi perekonomian mereka.
 
"Selain memberikan bantuan berupa dana, BWM ini juga memberikan pelatihan dan edukasi keuangan kepada masyarakat sehingga dapat lebih meningkatkan pertumbuhan usaha lingkungan sekitar pesantren," tutup Iskandar.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif