Ilustrasi. FOTO: The Cheaper Insurance
Ilustrasi. FOTO: The Cheaper Insurance

Lindungi Diri dengan Asuransi saat Ramadan

Ekonomi Virus Korona asuransi jiwa asuransi umum Sequis Life
Angga Bratadharma • 21 Mei 2020 13:03
Jakarta: Saat bulan puasa, bagi yang harus tetap bekerja dan berkendara di tengah pandemi covid-19 tentu harus lebih ekstra hati-hati karena fisik lebih mudah lelah dan konsentrasi dapat terganggu. Meski berpuasa tapi tetap harus bekerja dan berkendara namun seseorang harus tetap memerhatikan asupan saat sahur dan buka puasa.
 
Bahkan, termasuk menghindari banyak pemanis, lemak, dan yang mengandung minyak. Jangan lupa rutin berolahraga dan cukup istirahat agar stamina tetap kuat. Gaya hidup sehat ini juga sangat baik untuk menjaga imunitas tubuh karena imun yang kuat sangat diperlukan di saat situasi pandemi seperti sekarang ini.
 
Selain memiliki kesehatan yang prima, Anda yang menggunakan kendaraan pribadi juga perlu memastikan kendaraan secara teknis aman dan laik jalan, misalnya, pada roda, rem, oli, lampu, dan mesin kendaraan. Keamanan kendaraan dan kondisi pengendara harus sama-sama diperhatikan mengingat potensi kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bahkan saat kendaraan kita dalam kondisi baik atau sudah tertib berlalu lintas, risiko kecelakaan tetap bisa terjadi. Hal ini karena belum semua pengendara menyadari bahwa semua pengguna jalan memiliki kewajiban dan hak sama dalam menggunakan jalan raya. Untuk itu, demi melindungi diri jika terkena risiko kecelakaan maka tidak ada salahnya memiliki asuransi.
 
Head of Digital Channel Sequis Life Evan Wijaya Tanotogono mengatakan akan selalu ada risiko kecelakaan di jalan raya. Menurutnya semua pengguna jalan harus menjadi pelopor keselamatan berkendara. Bahkan saat pandemi dan puasa, kondisi jalan bisa saja terlihat lengang dan tidak macet tetapi bukan berarti tidak ada risiko.
 
"Tetapi selama kita menggunakan jalan raya baik sebagai pengendara, penumpang maupun pejalan kaki wajib mematuhi aturan berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan," sebut Evan, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Kamis, 21 Mei 2020.
 
Selain soal kesehatan pengendara dan kendaraan, para pemakai jalan juga perlu melindungi diri dengan asuransi sebagai cara cerdas menghadapi risiko kehidupan karena ketika terjadi kecelakaan dan kematian akan banyak kerugian, baik sebagai korban maupun keluarga yang menunggu di rumah.
 
Karenanya di kondisi sekarang ini tidak ada salahnya seseorang memiliki produk asuransi sebagai bantalan ketika risiko datang kapan saja dan dari mana saja. Evan mengatakan melalui program #SuperTogether, pihaknya berupaya untuk terus mendekatkan asuransi kepada masyarakat Indonesia.
 
"Jika Anda merasa termasuk kategori berisiko tertular virus ini, misalnya, harus bekerja saat pandemi, harus berada di ruang publik maka Anda bisa memanfaatkan program ini untuk mendapatkan perlindungan terutama secara finansial," tutup Evan.
 

(ABD)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif