Ilustrasi logo  Pertamina Hulu Energi (PHE) - - Foto: dok MI
Ilustrasi logo Pertamina Hulu Energi (PHE) - - Foto: dok MI

Pertamina Hulu Energi Catat Laba Bersih 2020 USD224 Juta

Suci Sedya Utami • 15 Juni 2021 21:49
Jakarta: PT Pertamina Hulu Energi (PHE) membukukan laba bersih sebesar USD224 juta sepanjang 2020. Perolehan laba tersebut 346 persen dari target laba dalam rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) 2020 revisi sebesar USD65 juta.
 
Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip mengatakan perolehan tersebut tidak terlepas dari kinerja operasional perusahaan. Sepanjang 2020, PHE berhasil memproduksikan minyak dan gas secara kumulatif sebesar 213,8 ribu setara minyak per hari (MBOPD) atau 101 persen dari target.
 
Capaian kumulatif tersebut terdiri dari produksi minyak sebesar 81,01 ribu barrel per hari (BPH) dan produksi gas sebesar 769,2 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) atau 101 persen dari target 755,8 MMSCFD pada RKAP 2020.  
 
Produksi ini diikuti oleh capaian produksi siap jual (lifting) yang mencapai 177,60 MBOEPD atau 104 persen dari target 170,18 pada RKAP 2020. Angka lifting migas tersebut terdiri dari lifting minyak sebesar 80,89 MBOPD atau 101 persen dari target dan lifting gas sebesar 560,33 MMSCFD atau 107 persen dari target.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Capaian ini tentunya tidak lepas dari kinerja pemboran yang dilakukan untuk mengoptimalkan produksi dan meminimalkan penurunan alamiah produksi," kata Budiman dalam keterangan resmi, Selasa, 15 Juni 2021.
 
Adapun kegiatan pengeboran yang telah selesai dilakukan di 2020 adalah sebanyak 24 sumur pengembangan dan tiga sumur yang saat ini ongoing. PHE juga telah menyelesaikan pemboran sumur eksplorasi sebanyak dua sumur dan satu sumur saat ini masih dalam proses pemboran.
 
Sementara pada kegiatan seismik, PHE telah menyelesaikan survey seismik 3D seluas 370 km2 yang dilakukan di Area Blok Tuban, Area Blok OSES dan Area Blok Jambi Merang.
 
Dalam hal penambahan cadangan minyak dan gas, dari seluruh kegiatan eksplorasi dan pengembangan, PHE juga mencatat penambahan cadangan 2C sebesar 56,1 MMBOE dan penambahan cadangan P1 sebesar 35,32 MMBOE atau 107 persen dari target RKAP 2020.
 
Lebih lanjut untuk realisasi tingkat kesehatan perusahaan, PHE mendapatkan nilai 72,67 atau masuk dalam kategori Sehat A. Capaian ini membuat realisasi final key performance indicator PHE mencapai 102 persen.
 
"Realisasi final Key Performance Indicator PHE mencapai 102 persen yang merupakan perhitungan final dari indikator-indikator baik itu operasional, keuangan dan indikator lainnya," jelas dia.
 
Capaian ini merupakan hasil dari pengelolaan 57 anak perusahaan, enam perusahaan patungan dan dua perusahaan afiliasi. Adapun Wilayah Kerja (WK) yang dikelola oleh PHE di 2020 adalah 23 WK produksi, delapan WK eksplorasi dan enam WK Gas Metana Batu bara. Dari keseluruhan WK tersebut, sebanyak 21 WK adalah sebagai operator dan 16 WK Non operator.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif