Kondisi tersebut juga menjadi perhatian bagi para mitra pengemudi yang memiliki pola pendapatan berbeda dibandingkan pekerja dengan penghasilan tetap setiap bulan. Ketika jumlah order dapat berubah-ubah, kemampuan mengatur arus kas menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi finansial tetap sehat. Melihat kebutuhan tersebut, Lalamove, platform layanan on-demand pengiriman dan pengantaran, mendorong mitra pengemudi untuk tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan, tetapi juga memahami cara mengelolanya.
Upaya tersebut dilakukan melalui Lalamove Driver Academy (LLDA), yang menjadi wadah pengembangan keterampilan bagi mitra pengemudi. Salah satu programnya adalah Financial Resilience Workshop bertajuk “Makin Cuan, Makin Tangguh: Ketahanan Finansial Mitra Driver Teladan”.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 mitra driver dari wilayah Jabodetabek dan menghadirkan Certified Financial Planner Safir Senduk sebagai pembicara.. Managing Director Lalamove Indonesia Andito B. Prakoso mengatakan ketahanan finansial menjadi bagian penting dalam pemberdayaan mitra untuk jangka panjang.
“Ketahanan finansial merupakan bagian penting dari pemberdayaan mitra dalam jangka panjang. Melalui Lalamove Driver Academy, kami ingin menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan mitra, tidak hanya untuk mendukung aktivitas mereka di platform, tetapi juga membantu mereka mengelola pendapatan dan mempersiapkan masa depan,” ujar Andito dalam keteranganya.
Buat pekerja dengan pemasukan yang tidak selalu sama setiap hari, angka pendapatan kotor belum tentu menggambarkan kondisi keuangan sebenarnya. Ada biaya operasional yang perlu diperhitungkan sebelum mengetahui berapa penghasilan yang benar-benar bisa digunakan.
Karena itu, Financial Resilience Workshop membekali mitra dengan sejumlah keterampilan finansial praktis, mulai dari membedakan omzet, biaya operasional, hingga profit. Peserta juga mendapatkan materi mengenai pengalokasian pendapatan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta pentingnya membangun dana darurat.
Dengan memahami aliran uang secara lebih detail, mitra dapat melihat berapa penghasilan yang benar-benar tersedia untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, maupun kebutuhan lainnya.
“Ketahanan finansial bukan hanya tentang seberapa besar pendapatan yang diperoleh, tetapi juga bagaimana pendapatan tersebut dikelola dan dipersiapkan untuk masa depan,” kata Safir Senduk.
Menurut Safir, kemampuan mengatur arus kas menjadi semakin penting bagi mitra driver yang memiliki pendapatan dinamis. Pemisahan keuangan pribadi dan usaha serta pembangunan dana darurat juga dapat membantu mitra menghadapi kebutuhan yang tidak terduga.
Cari Peluang dari Skill yang Sudah Dimili
Selain mengatur uang yang sudah diperoleh, peserta workshop juga diajak melihat kemungkinan mendapatkan pemasukan tambahan.Pendekatannya bukan sekadar mencari pekerjaan sampingan baru, tetapi mulai dari melihat kembali aset, keterampilan, pengalaman, dan jaringan yang sudah dimiliki.
Bagi pekerja dengan mobilitas tinggi, misalnya, pengalaman di lapangan dan pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan dapat menjadi modal untuk mengeksplorasi peluang lain.
Peserta kemudian diajak menyusun tujuan finansial masing-masing dan menentukan langkah yang realistis untuk mulai dilakukan setelah mengikuti workshop.
Materi disampaikan melalui edukasi, praktik, simulasi, hingga assessment. Dengan pendekatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan teori mengenai pengelolaan uang, tetapi juga diajak menghubungkannya dengan kondisi finansial masing-masing.
Safir mengatakan pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mitra menjadi lebih bijak dalam mengelola pendapatan sekaligus melihat peluang tambahan untuk memperkuat kondisi finansial.
Bukan Sekadar Soal Keuangan
Financial Resilience Workshop merupakan bagian dari pengembangan Lalamove Driver Academy sebagai platform pemberdayaan dan engagement jangka panjang bagi mitra driver.Program tersebut tidak hanya membahas finansial dan kewirausahaan, tetapi juga mencakup keamanan, literasi digital, serta pengetahuan mengenai industri. Lalamove melibatkan ahli dan praktisi dalam sejumlah program pelatihan tersebut.
Di sisi lain, tim Driver Operations Lalamove juga memberikan informasi mengenai berbagai fitur terbaru yang dapat digunakan oleh mitra pengemudi.
Sesi tersebut ditujukan untuk membantu mitra memahami cara menggunakan fitur di platform secara lebih optimal, sehingga dapat mendukung aktivitas mereka dan membuka peluang untuk memaksimalkan pendapatan harian.
Bagi mitra driver, pada akhirnya persoalannya bukan hanya bagaimana mendapatkan lebih banyak pemasukan. Kemampuan membaca kondisi keuangan, mengatur pengeluaran, menyiapkan dana cadangan, dan mengenali peluang dari skill yang sudah dimiliki juga menjadi bagian dari perjalanan membangun ketahanan finansial.