Bitcoin. Foto: Unsplash.
Bitcoin. Foto: Unsplash.

Inflasi AS Sesuai Perkiraan, Bitcoin Stabil di Atas USD61.000 Jelang Rilis Data PPI

Arif Wicaksono • 11 Juni 2026 14:51
Jakarta: Pergerakan pasar kripto cenderung tenang setelah Amerika Serikat merilis data inflasi (Consumer Price Index/CPI) periode Mei 2026. 
 
Bitcoin berhasil mempertahankan posisinya di atas level USD61.000, sementara pelaku pasar kini menantikan rilis data Indeks Harga Produsen (Producer Price Index/PPI) yang dijadwalkan keluar hari ini.
 
Berdasarkan analisis Panji Yudha, Financial Expert Ajaib, pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 08.00 WIB, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran USD61.900 atau sekitar Rp1,1 miliar per koin. Dalam 24 jam terakhir, aset kripto terbesar di dunia itu bergerak relatif datar tanpa perubahan signifikan.
 
Baca juga:  Masih Dalam Tekanan, Bitcoin Terkoreksi ke Area USD 66.000   

Dominasi Bitcoin terhadap total pasar kripto tercatat berada di level 58,90 persen. Sementara itu, kapitalisasi pasar kripto global mengalami penurunan tipis sebesar 0,65 persen menjadi sekitar USD2,10 triliun.

Di tengah pergerakan pasar yang cenderung stagnan, sejumlah aset kripto tetap mencatat lonjakan harga yang signifikan. Velvet (VELVET) memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 126 persen, disusul OlaXBT (AIO) yang naik 55,65 persen dan Xetra (STRAX) yang menguat 53,10 persen.
 
Sebaliknya, tekanan jual masih membayangi beberapa aset digital lainnya. TX (TX) menjadi aset dengan pelemahan terdalam setelah turun 31,15 persen. Zerobase (ZBT) terkoreksi 24,05 persen, sementara TrueFi (TRU) melemah 23,65 persen.
 
Pasar kripto mendapat sentimen positif setelah data inflasi Amerika Serikat dirilis sesuai ekspektasi. Inflasi tahunan Mei tercatat sebesar 4,2 persen, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level 3,8 persen. Namun secara bulanan, laju inflasi melambat menjadi 0,5 persen dari sebelumnya 0,6 persen.
 
Sementara itu, inflasi inti atau Core CPI yang menjadi perhatian utama investor menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Angka bulanan tercatat 0,2 persen, lebih rendah dibanding proyeksi pasar sebesar 0,3 persen, sedangkan secara tahunan stabil di level 2,9 persen.
 
Data tersebut membantu meredakan kekhawatiran investor terhadap tekanan inflasi yang lebih tinggi dan memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan 17 Juni mendatang.
 
Berbeda dengan pasar kripto yang relatif stabil, sejumlah aset tradisional justru mengalami tekanan. Harga emas terkoreksi tajam dari level tertingginya tahun ini, sementara harga perak juga mengalami penurunan signifikan dalam beberapa sesi terakhir.
 
Fokus investor kini beralih ke data PPI Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini. Indikator tersebut dinilai penting untuk melihat perkembangan tekanan harga di tingkat produsen. Konsensus pasar memperkirakan PPI tahunan meningkat menjadi 6,4 persen dari sebelumnya 6 persen.
 
Di pasar saham global, perhatian investor juga tertuju pada rencana pencatatan saham SpaceX di Nasdaq yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026. 
 
Minat investor terhadap penawaran saham perdana perusahaan antariksa milik Elon Musk tersebut dilaporkan sangat tinggi, dengan nilai pemesanan mencapai sekitar USD250 miliar atau hampir empat kali lipat dari target awal.
 
Dari sektor aset digital, perkembangan menarik datang dari proyek blockchain Chainlink (LINK). Platform pasar prediksi Myriad mengumumkan penggunaan teknologi oracle Chainlink sebagai infrastruktur utama untuk mendukung penyelesaian pasar prediksi selama gelaran Piala Dunia FIFA 2026.
 
Sementara itu, Pyth Network (PYTH) memperkenalkan produk baru bernama Pyth Indices. Layanan ini menghadirkan indeks aset tunggal yang beroperasi selama 24 jam penuh dan mencakup berbagai instrumen, mulai dari saham Amerika Serikat, logam mulia, hingga komoditas energi seperti minyak mentah WTI dan Brent.
 
Melalui inovasi tersebut, Pyth berupaya menyediakan referensi harga secara berkelanjutan bagi aset-aset tradisional yang selama ini hanya diperdagangkan pada jam operasional bursa tertentu.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan