Ilustrasi pekerja di tambang batu bara - - Foto: dok AFP
Ilustrasi pekerja di tambang batu bara - - Foto: dok AFP

Bukit Asam Bukukan Laba Rp4,8 Triliun

Antara • 26 Oktober 2021 08:05
Jakarta: PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meraup laba Rp4,8 triliun pada kuartal III-2021. Laba tersebut naik sebesar 176 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
 
Direktur Utama PTBA Suryo Hadi Eko mengatakan pencapaian laba bersih tersebut didukung oleh meningkatnya pendapatan sebesar 51 persen dari Rp12,8 triliun menjadi sebesar Rp19,4 triliun.
 
"Tidak bisa dipungkiri, kenaikan laba karena kenaikan harga batu bara acuan (HBA) . Tapi di luar itu, program efisiensi yang dilakukan PTBA untuk mengendalikan biaya juga turut berpengaruh. Lalu peningkatan volume dan penjualan," kata Suryo dalam keterangan resmi, Selasa, 26 Oktober 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seiring dengan pencapaian laba bersih tersebut, perusahaan juga mencatat kenaikan total aset sebesar 19 persen dari sebesar Rp27 triliun di semester I-2021 menjadi Rp32,2 triliun per 30 September 2021.
 
Kenaikan kinerja ini seiring dengan pemulihan ekonomi global maupun nasional yang mendorong naiknya permintaan atas batu bara, disertai dengan kenaikan harga batu bara yang signifikan hingga menyentuh level USD203 per ton pada 30 September 2021.
 
Di sisi lain, PTBA tetap melakukan upaya efisiensi secara berkelanjutan sebagai langkah antisipasi menghadapi volatilitas harga batu bara. Dengan harapan penurunan harga tidak berdampak signifikan pada kinerja perseroan dan tetap dapat membukukan kinerja positif.
 
Direktur Keuangan PTBA Farida Thamrin menambahkan selain kenaikan harga dan kenaikan produksi, kinerja keuangan perusahaan juga ditopang oleh efisiensi yang dilakukan perusahaan.

 
Efisiensi ini tercermin dari angka beban biaya produksi. Biaya produksi memang naik enam persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, kenaikan biaya produksi ini karena ada kenaikan volume produksi yang mencapai 18 persen.
 
“Kami jaga cost lebih efisien walau produksi meningkat,” kata Farida.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif