Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR
Ilustrasi. FOTO: MI/USMAN ISKANDAR

BI Kediri Sediakan Rp4,28 Triliun Uang Baru Persiapan Lebaran 2022

Ekonomi Bank Indonesia Penukaran Uang Uang Beredar
Antara • 18 April 2022 06:07
Kediri: Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Jawa Timur (Jatim), menyediakan uang pecahan baru senilai Rp4,28 triliun. Hal itu untuk mengantisipasi meningkatnya penukaran uang kartal selama Ramadan dan  Lebaran atau Hari Raya Idulfitri 2022.
 
"Jadi, mengantisipasi kebutuhan uang kartal di bulan Ramadan dan puncaknya di Hari Raya Idulfitri 2022. Ketersediaan ini tentunya pendistribusiannya untuk kebutuhan di wilayah kerja BI Kediri, eks-Karesidenan Kediri dan Madiun," kata Kepala Kantor Perwakilan Kediri M Choirur Rofiq, dilansir dari Antara, Senin, 18 April 2022.
 
Choirur Rofiq dalam acara buka bersama di Kediri mengatakan, untuk pendistribusian uang itu juga dibantu oleh perbankan. Sebanyak 70 perbankan yang ditunjuk untuk membantu proses penukaran uang baru untuk masyarakat tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain melibatkan perbankan, BI Kediri juga melakukan penukaran uang keliling. Jadwal layanan kas keliling hanya dua kali yakni pada 21 April 2022 di Pasar Setonobetek, Kota Kediri, dan pada 28 April 2022 di Pasar Bandar, Kota Kediri.
 
Jumlah untuk penukaran di layanan kas keliling juga dibatasi. Satu titik hanya 100 penukar. Masyarakat bisa menukar uang pecahan Rp20 ribu, Rp10 ribu, Rp5 ribu, Rp2 ribu, dan Rp1 ribu. Masing-masing satu bendel, sehingga per paket maksimal Rp3,8 juta untuk satu KTP.
 
Masyarakat dapat mengakses https://pintar.bi.go.id sebelum datang ke lokasi sebelum menukar uang dalam layanan kas keliling itu. Aplikasi itu dapat diakses mulai H-7 dari jadwal penukaran dan ditutup sampai dengan kuota terpenuhi 100 paket.
 
Sedangkan, untuk layanan penukaran di 70 titik perbankan wilayah eks-Keresidenan Kediri dan Madiun, baik bank BUMN dan swasta, jadwal penukaran sesuai kebijakan masing-masing bank yang dilakukan antara 4-28 April 2022.
 
"Kas keliling sementara dua kali dan kami batasi. Tentunya ini masih PPKM. Masyarakat yang mau menukar uang isi aplikasi setelah mengisi dan kami buka, harus menunjukkan KTP. Namun, kami juga dibantu 70 perbankan itu, yang merupakan bank kami tunjuk untuk melakukan penukaran uang baru," kata dia.
 
Choirur meminta masyarakat untuk mewaspadai peredaran uang palsu dengan mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah melalui metode 3D, yakni dilihat, diraba, diterawang, serta cinta, bangga, dan paham (CBP) Rupiah dengan 5 Jangan, yakni jangan dilipat, jangan diremas, jangan dicoret, jangan dibasahi, jangan di staples.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif