NEWSTICKER
Presiden Joko Widodo. Foto: Dokumentasi Medcom.id.
Presiden Joko Widodo. Foto: Dokumentasi Medcom.id.

Jokowi Minta BI Jaga Nilai Tukar Rupiah

Ekonomi Virus Korona rupiah anjlok
Nur Azizah • 20 Maret 2020 10:54
Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta Bank Indonesia (BI) menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Per hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menyentuh Rp16 ribu per USD.
 
"Saya minta BI fokus menjaga stabilitas nilai rupiah, menjaga inflasi agar terkendali dan mempercepat berlakunya ketentuan penggunaan rekening rupiah di dalam negeri," kata Jokowi dalam rapat terbatas terkait kebijakan moneter dan fiskal dalam menghadapi dampak virus korona (covid-19) di Istana Bogor, Jumat, 20 Maret 2020.
 
Jokowi meminta BI untuk bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Jokowi ingin seluruh lembaga itu memastikan ketersediaan likuiditas dalam negeri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kemudian memantau setiap saat terhadap sistem keuangan dan mitigasi keuangan komprehensif. Sedetail mungkin," ujar Jokowi.
 
Baca: Dolar AS Kian Kokoh di Tengah Wabah Korona
 
Jokowi ingin OJK juga memberikan kebijakan menstimulus ekonomi. Ia mau OJK memberikan kemudahan dan keringanan ekonomi kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta sektor informal.
 
"Kemarin OJK telah mengeluarkan kebijakan stimulus ekonomi bagi debitur termasuk debitur UMKM yang terkena dampak covid-19, saya kira kebijakan restrukturisasi kredit dan pembiayaan sangat bagus," ujar dia.
 
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini minta kebijakan itu dievaluasi secara periodik. Tujuannya, mengetahui kebutuhan-kebutuhan di lapangan.
 

(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif