Mata Uang Rupiah. Foto: MI.
Mata Uang Rupiah. Foto: MI.

Pagi Ini Rupiah Melemah ke Rp17.974/Dolar AS

Arif Wicaksono • 08 Juli 2026 09:23
Jakarta: Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap mayoritas mata uang utama pada perdagangan pagi ini. 
 
Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) masih menjadi salah satu faktor yang menekan pergerakan mata uang Garuda di pasar spot.
 
Baca juga: BI Pastikan All Out Jaga Rupiah Tetap Stabil di Tengah Tekanan Dolar AS

Berdasarkan data perdagangan Investing pada pukul 09.02 WIB, Rabu 8 Juli 2026 mata uang rupiah  berada di level Rp17.974,3 per dolar AS, atau naik 43,7 poin (0,24 persen). Sejalan dengan itu, Indeks Dolar AS (DXY) juga menguat 0,14 persen ke level 100,915.
 
Tekanan terhadap rupiah juga datang dari mata uang utama lainnya. Euro menguat 0,42 persen menjadi Rp20.500,0 per euro, menjadi salah satu mata uang dengan kenaikan terbesar pada perdagangan pagi ini.

Sementara itu, mata uang won Korea Selatan naik 0,28 persen ke Rp1,8851, mata uang dolar Singapura menguat 0,07 persen menjadi Rp13.890,99, dan mata uang yuan Tiongkok bertambah 0,04 persen ke Rp2.642,31.
 
Di pasar komoditas, harga emas dunia turut mencatat penguatan tipis. Emas spot (XAU/USD) naik 0,03 persen ke level USD4.106,86 per troy ons.
 
Meski tertekan oleh sebagian besar mata uang utama, rupiah masih mencatat penguatan terhadap beberapa mata uang kawasan Asia. 
 
Rupiah berhasil naik terhadap baht Thailand yang turun 0,01 persen ke 538,319, yen Jepang melemah 0,04 persen ke 110,67, sedangkan ringgit Malaysia terkoreksi 0,18 persen menjadi 4.401,22.
 
Pergerakan nilai tukar diperkirakan masih akan berfluktuasi sepanjang sesi perdagangan seiring pelaku pasar mencermati perkembangan ekonomi global serta sentimen dari kawasan regional.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan