Mengutip data perdagangan Rabu 28 Oktober 2026 pagi Investing pukul 09.35 WIB, Rabu, 28 Oktober 2026, kurs rupiah melemah 53,8 poin atau setara 0,30 persen ke level Rp18.162,5 per USD.
Tekanan terhadap rupiah terjadi seiring menguatnya Indeks Dolar AS (DXY) ke posisi 102,235 atau naik tipis 0,073 poin (0,07 persen).
Baca Juga :
Rupiah Melemah ke Rp18.133/USD Pagi I
Kelesuan rupiah tidak hanya terjadi di hadapan dolar AS, melainkan juga terhadap mayoritas mata uang kawasan Asia. Bahkan, yuan China dan dolar Singapura sukses mencetak rekor level tertinggi dalam 52 minggu terakhir.
Kurs yuan China tercatat naik 2,29 poin (0,08 persen) ke level Rp2.723,92. Setali tiga uang, dolar Singapura melonjak 8,91 poin (0,06 persen) ke posisi Rp14.169,57.
Nasib serupa dialami rupiah terhadap ringgit Malaysia yang terapresiasi ke posisi Rp4.446,16 atau naik 0,20 persen. Sedangkan yen Jepang terkerek 0,11 persen ke Rp115,00.
Kendati demikian, rupiah masih mampu mencuri peluang penguatan tipis terhadap baht Thailand yang terkoreksi 0,05 persen ke posisi Rp536,86. Sementara itu, nilai tukar euro terpantau jalan di tempat di posisi Rp20.220,0.
Dari komoditas global, harga emas dunia (XAU/USD) juga ikut terpeleset. Logam mulia ini melorot 12,96 poin atau terkoreksi 0,32 persen ke level USD4.047,37 per troy ons.