Wakil Presiden Ma'ruf Amin - - Foto: dok Setpres
Wakil Presiden Ma'ruf Amin - - Foto: dok Setpres

Fatwa Ulama Penting dalam Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Ekonomi fatwa mui ekonomi syariah keuangan syariah maruf amin
Husen Miftahudin • 28 Oktober 2020 13:55
Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia perlu memperhatikan fatwa dari para ulama. Hal ini dilakukan agar pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sesuai dengan ketentuan aspek syariah selain memerhatikan aspek bisnis.
 
Terkait hal ini, pemerintah telah menetapkan empat prioritas agenda dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yaitu industri halal, keuangan syariah, keuangan sosial syariah, serta bisnis syariah. Hal tersebut disampaikan dalam pembukaan Forum InternasionalContemporary Fiqh Issues in Islamic Economic and Financeyang diselenggarakan secara virtual.
 
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa inovasi produk keuangan syariah yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan usaha syariah, membutuhkan dukungan fatwa yang progresif demi peningkatan kemaslahatan bagi umat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun demikian hal tersebut harus tetap menjunjung tinggi kepatuhan terhadap prinsip syariah dalam pencapaianmaqasid al shariah(tujuan penerapan aturan syariah)," ujar Perry dalam keterangannya dikutip dari laman resmi Bank Indonesia di Jakarta, Rabu, 28 Oktober 2020.
 
Lebih dari itu, lanjutnya, perkembangan sosial ekonomi masyarakat yang semakin dinamis khususnya di era digital menuntut perkembangan fikih kontemporer yang dapat mengimbangi kebutuhan usaha syariah dan berbagai inovasi produknya.
 
Salah satu topik fikih kontemporer yang dibahas adalah terkait fatwa wakaf produktif dan peranannya dalam perekonomian. Area terkait wakaf merupakan bidang yang berpotensi dapat lebih dikembangkan di berbagai negara muslim di dunia, karena cakupannya dan kegunaannya yang luas dalam pemberdayaan ekonomi.
 
Berkenaan dengan hal ini, telah diluncurkan inovasi berupa integrasi instrumen keuangan komersial dan sosial yang melibatkan wakaf, yakni Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS). Instrumen ini telah mendapatkan opini dan fatwa yang sesuai dengan prinsip syariah, dari otoritas fatwa di Indonesia.
 
"CWLS dapat menjadi instrumen alternatif untuk mendukung bergeraknya aktivitas ekonomi sekaligus pendalaman pasar keuangan untuk membantu mempercepat pemulihan ekonomi nasional," pungkas Perry.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif